Rabu, 26 Februari 2020

Operasi Rutin Ringkus 16 Tersangka Kejahatan Narkotika

- 29 Agustus 2019, 15:44 WIB
SEBAGIAN barang bukti sabu dan ganja diperlihatkan Kapolres Subang hasil operasi jajaran Satnarkoba.*/DALLY KARDILAN/GALAMEDIA

SUBANG, (PR).- Sedikitnya 16 tersangka yang terlibat kejahatan narkotika di beberapa wilayah hukum Polres Subang berhasil diamankan. Termasuk barang buktinya berupa sabu dan ganja

"Kita amankan sebanyak 102 gram atau 1 ons sabu, dan jenis ganja sebanyak 2.485 gram/2,5 Kg dari beberapa TKP. di antaranaya di wilayah Ciasem, Kalijati, Pagaden dan Sagalaherang," kata Kapolres Subang, AKBP M Joni didampingi Kasatnarkoba, AKP Wahyu Agung kepada wartawan, Kamis 29 Agustus 2019. 

Disebutkan, pengungkapan jajaran Satnarkoba dibawah pimpinan Kasat yang baru bertugas ini berawal dari adanya informasi masyarakat kalau di wilayah Pantura banyak beredar narkotika. Setelah dilakukan penyidikan dan pengembangan akhirnya satu persatu tersangka berhasil diamankan. "Selama bulan Agustus ini kita amankan 16 tersangka dengan rincian, 12 orang penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan 4 tersangka penyalahgunaan narkotila jenis ganja," ungkapnya.  

Wartawan Galamedia, Dally Kardilan melaporkan, semua barang bukti yang berhasil diamankan ternyata berasal dari pemasok luar kota, baik itu mungkin dari Jakarta termasuk wilayah kabupaten lain. Untuk mengatisipasi ini pihaknya akan terus melakukan peningkatan operasi rutin guna pengungkapan dari hasil penyelidikan di wilayah Polsek.

Dari ke-16 orang tersebut terdapat 4 orang tersangka residivis yang baru 1 bulan keluar dari penjara dengan kasus perkara curanmor, tetapi beralih ke masalah narkotika berinisial AB alias B. Kemudian WS alias OG kasus narkoba, lalu JN alias JD kasus narkoba dan WK alias BK kasus ranmor. Ke-4 orang tersebut merupakan warga Dawuan.

Mereka yang kini diamankan dalam sel Mapolres dijerat pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 jo pasal 111 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati untuk pengedar.

Pasal 114 ayat 1 jo pasal112ayat 1 jo pasal 111 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahundan maksimal 15 tahun bagi yang menyimpan atau memakai.***
 


Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X