Entah 5 atau 25 Tahun Lagi, Bekasi Masuk Provinsi DKI Jakarta

- 20 Agustus 2019, 18:02 WIB
PETUGAS Penerangan Jalanan Umum mengganti lampu jalan menggunakan lampu LED di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Rabu 7 Agustus 2019.*/ANTARA

BEKASI, (PR).- Kota Bekasi dinilai lebih baik menjadi bagian dari Provinsi DKI Jakarta. Oleh karenanya, wacana tawaran bergabungnya Kota Bekasi ke Provinsi DKI Jakarta sebaiknya diseriusi Pemerintah Kota Bekasi.

Hal itu disampaikan Sejarawan Bekasi Ali Anwar saat dimintai pendapatnya tentang wacana yang tengah hangat diperbincangkan warga Bekasi sejak sepekan terakhir.

"Agar tidak sebatas omongan, sebaiknya Pemkot Bekasi segera membentuk tim untuk menggodoknya," kata Ali Anwar, Selasa 20 Agustus 2019.

Menurut Ali Anwar, tawaran itu patut ditanggapi serius karena dia meyakini Kota Bekasi akan lebih baik jika kembali bergabung dengan DKI Jakarta. Apalagi, berdasarkan catatan sejarah, Kota Bekasi merupakan bagian tak terpisahkan dari Jakarta.

"Bekasi itu dulu bagian dari Jakarta. Maka tidak heran kalau sampai sekarang kultur Bekasi lekat dengan Jakarta," katanya.

Belum lagi, sejumlah instansi pelayanan publik di Kota Bekasi terkait dengan struktur di Jakarta mulai dari instansi kepolisian, militer, serta aspek transportasi yang sudah terkoneksi antara Bekasi dengan Jakarta.

"Kode nomor telefon saja sudah sama. Jadi, memang tinggal pemerintahannya yang hingga kini masih terpisah," katanya.

Ketimpangan kontribusi

Selain faktor sejarah, Ali Anwar juga menyatakan bahwa persoalan yang terjadi di sejumlah sektor di Kota Bekasi dapat teratasi dengan penambahan anggaran dari Pemprov DKI Jakarta.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X