Rabu, 19 Februari 2020

Kuwu Sarajaya Terancam 15 Tahun Penjara

- 20 Agustus 2019, 09:14 WIB
ILUSTRASI Korupsi.*/DOK. PR

SUMBER, (PR).- Diduga korupsi dana desa dan bantuan provinsi, AL, kuwu Desa Sarajaya Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Cirebon.

Berdasarkan hitungan sementara, nilai dana yang dikorupsi tersangka mencapai lebih dari Rp 350 juta.

Tersangka pun terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara sesuai dengan pasal pelanggaran yang disangkakan yakni pasal 2  juncto pasal 3 juncto pasal 8 juncto pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menurut Kapolres Cirebon Ajun Komisaris Besar Suhermanto,  melalui Kasubag Humas Polres Cirebon Inspektur Satu Muhyidin, saat ini kasusnya tengah disidik Satreserse kriminal Polres Cirebon unit Tipikor.

"Akibat perbuatan tersangka AL, negara dirugikan sebesar Rp 354.768.461. Saat ini proses penanganan perkara terhadap tersangka AL sudah tahap penyidikan dan berkas sudah dilimpahkan ke JPU Kabupaten Cirebon," ungkap Muhyidin.

Selain meminta keterangan sejumlah saksi, sejumlah dokumen dari mulai Peraturan Desa, permohonan pencairan bantuan, sejumlah buku tabungan, surat teguran dari Camat Lemahabang, surat pernyataan pertanggungjawaban atas temuan penggunaan Dana Desa hasil pemeriksaan Inspektorat yang ditandatangani tersangka dan satu lembar STNK kendaraan roda empat, diamankan penyidik.

Wajib lapor

Menurut Muhyidin, saat ini tersangka tidak dalam penahanan namun hanya wajib lapor. Terungkapnya kasus dugaan korupsi tersebut bermula dari laporan warga desa setempat. 

Selain menaikan nilai proyek yang dibiayai dana desa maupun bantuan provinsi, ada juga yang fiktif.

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X