Rabu, 26 Februari 2020

Pemkot Bogor Melakukan Kajian Terkait Wacana Pembentukan Provinsi Bogor Raya

- 19 Agustus 2019, 16:57 WIB
WALI Kota Bogor Bima Arya.*/ANTARA

BOGOR, (PR).- Pembentukan Provinsi Bogor Raya kembali menyeruak ke permukaan. Kali ini usulan tersebut disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya.  Bima menyebutkan saat ini Pemerintah Kota Bogor sedang melakukan kajian  sebagai dasar tiga opsi, yakni perluasan wilayah, pembentukan provinsi baru dengan menyatukan adminsitratif, dan memaksimalkan koordinasi antar wilayah.

“Kita kaji secara keseluruhan, antisipasi perkembangan penduduk. Belum tentu perluasan wilayah atau provinsi, bisa saja mekanisme koordinasi, yang penting dikaji dulu,” ujar Bima Arya, Senin, 19 Agustus 2019.

Bima mengatakan, perluasan wilayah dan pembentukan provinsi Bogor Raya  tidak terlalu urgen. Kajian tersebut hanya antisipasi penataan kawasan di masa depan.

Bima pun mengklaim, usulan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, kepentingan politik untuk menambah kursi baru, jabatan baru, atau daerah pemilihan baru. Menurut Bima, peluasan dan pembentuan Bogor Raya merupakan upaya untuk perbaikan pelayanan publik bagi warga, sehingga perlu dicari format yang paling memungkinkan.

“Ini prosesnya masih panjang, mungkin lima tahun ke depan, atau bahkan 10 tahun ke depan. Ini bentuk antisipasi ke depan, bukan untuk kepentingan saya loh, mungkin nanti di masa anak saya jadi pemimpin atau cucu saya, akan ada penataan ulang,” kata Bima.

Menurut Bima, pembentukan Provinsi Bogor Raya sudah diperbincangkan dengan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin. Bima menyebut, Bupati Bogor menyambut baik rencana tersebut. Selain Bupati Bogor, Bima menyebut banyak kalangan yang menyatakan dukungan realisasi pembentukan provinsi Bogor Raya. Namun Bima enggan menyebut daerah mana saja yang menyatakan kesiapan untuk bergabung.

“Sejak wacana ini bergulir memang banyak yang japri saya, ada yang setuju ingin bergabung, ada yang tidak setuju. Banyak yang lebih tertarik wacana provinsi, yang penting data dan kajian dulu, kita matangkan,” kata Bima.

Lebih lanjut, Bima mengatakan, kajian tersebut masih dibuat oleh tim internal Pemerintah Kota Bogor melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota  Bogor.  Bima menargetkan kajian tersebut dapat dirampungkan Desember tahun ini, dan bisa segera dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi Jabar dan Kemendagri.

“Akhir tahun ini kajiannya akan rampung. Nanti kita tinggal konsultasikan dengan Gubernur, belum akan kita bahas di Kopdar. Saya enggak akan banyak bicara sebelum kajiannya selesai, kalau mau di bawa ke Kopdar, mau ngomong apa saya nanti,  kalau belum ada datanya,” ucap Bima.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X