Kamis, 5 Desember 2019

Dua Warga Meninggal, dan Puluhan Rumah Rusak Akibat Gempa Bumi Banten

- 3 Agustus 2019, 15:28 WIB
PETUGAS BPBD Kabupaten Sukabumi, Sabtu 3 Agustus 2019 tengah meninjau dari dekat kondisi rumah warga di Desa Ciherang, Kecamatan Kabandung yang rusak berat akibat gempa bumi./ AHMAD RAYADIE/PR

PALABUHANRATU, (PR). - Tidak hanya tujuh puluh tujuh unit  rumah warga yang tersebar di dua puluh sembilan kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Sabtu 3 Agustus 2019 rusak berat, sedang dan ringan. Terdapat dua orang warga meninggal dunia.

Mereka menjadi korban akibat dampak gempa bumi Sumur, Provinsi Banten, Jumat 2 Agustus 2019.

Ruyani (35) warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Waluran, dan Ajah (58) warga Kampung Tugu Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok meninggal dunia. 

"Mereka meninggal dunia akibat serangan jantung dan jatuh terpeleset di kamar mandi karena panik saat bencana gempa bumi terjadi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Asep Suherman.

Sementara data dari BPBD Kabupaten Sukabumi, kerusakan rumah yang terparah menimpa warga di Desa Ciherang dan Mekarjaya, Kecamatan Kabandungan.

Diperkirakan  sebanyak 33 unit rumah rusak berat dan sedang. Disusul kerusakan puluhan rumah warga di Kecamatan Jampang Tengah.

"Rumah warga di Desa Sindang Resmi, Nengerang, Bojong Jengkol dan Desa Cijulang, di Kecamatan Jampang Rengah  mengalami kondisi serupa. Kerusakan didominasi pada bangunan rumah, plafon hingga fondasi," katanya.

Koordinator  Pusat Pengendalian dan Operasional (Kapusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan  gempa bumi menyebabkan empat belas kepala keluarga (KK)  atau tiga puluh enam jiwa warga harus mengungsi. Rumah mereka rusak berat sehingga dikhawatirkan ambruk.


Halaman:

Editor: ella yuniaperdani

Tags

Komentar

Terkini

X