Kamis, 2 April 2020

17.845 Bendera Merah Putih Akan Berkibar di Penjuru Bogor

- 1 Agustus 2019, 23:10 WIB
KENDARAAN melintasi Lawang Salapan yang dipenuhi bendera merah putih, Kamis, 1 Agustus 2019. Sebanyak 17.845 bendera merah putih siap dikibarkan di Bogor dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 74.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR

SEMBILAN bendera merah putih berukuran jumbo menjuntai indah di sela Lawang Salapan, Kota Bogor, Kamis, 1 Agustus 2019. Pemasangan  bendera pada ikon Kota Bogor tersebut dilakukan Rabu, 31 Juli 2019 malam, dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya.   

Nantinya, tak hanya Lawang Salapan yang  gagah dengan bendera merah putihnya. Sebanyak 17.845 bendera merah putih direncanakan akan berkibar di seluruh penjuru kota hujan hingga peringatan Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang. Pengibaran bendera merah putih secara massal itu menjadi awal dari Festival Merah Putih, sebuah festival yang digagas komunitas Bogor Bersahabat (Bobats)

Ketua Panitia Festival Merah Putih 2019, Awaludin Sarmidi mengatakan, tim Merah Putih akan bergerak beberapa pekan ke depan untuk mengibarkan 17.845 bendera merah putih. Pemasangan bendera tak tak hanya di Kota Bogor tetapi juga di Kabupaten Bogor.

“Angka 17.845 menggambarkan hari kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. Ada 20 komunitas yang terlibat dalam festival Merah Putih ini, termasuk rekan Federasi Panjat Tebing Indonesia Kota Bogor yang tadi malam melakukan instalasi atribut merah putih di Lawang Salapan. Bukan perkara mudah memasang bendera di situ, karena pemasang harus menghadapi hujan, panas, dan angin yang kencang,” ujar Awaludin.

Selain mengibarkan 17.845 bendera merah putih di penjuru Bogor, Festival Merah Putih nantinya juga diramaikan dengan beragam rangkaian kegiatan seperti kirab merah putih raksasa, lomba melukis, lomba fotografi, pameran foto, pameran sketsa, mengarak bendera merah putih raksasa,  festival kuliner, lomba mewarnai, kemah kebangsaan, dan acara menarik lainnya.

loading...

“Festival ini bukan milik segelintir orang, tapi milik seluruh warga Bogor,” ucap  Awaludin.

Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan, Festival Merah Putih patut diapresiasi. Melalui festival tersebut, Kota Bogor menunjukkan jati diri bahwa orang Bogor adalah keturunan pejuang.

“Orang Bogor itu merah putih, orang Bogor itu nasionalis. Lihat sosok KH Abdullah Bin Nuh, junjungan kita, panutan kita. KH Soleh Iskandar, Kapten Muslihat, Tubagus Falak, dan lainnya. Ini sosok-sosok guru kita yang nasionalis, yang memadukan antara kebangsaan dan keislaman,” tutur  Bima.

Melalui Festival Merah Putih, Bima ingin mengingatkan kembali generasi muda di Kota Bogor bahwa mereka adalah keturunan pejuang. Bogor, menurut Bima, adalah tempat untuk menempa para pemimpin bangsa yang sudah gugur di medan perang untuk memperjuangkan kemerdekaan.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X