Sabtu, 29 Februari 2020

Warga Panik Lihat Harimau Lodaya Loncat di Kaki Gunung Tampomas

- 31 Juli 2019, 20:40 WIB
ILUSTRASI lukisan harimau.*/ANTARA

SUMEDANG,(PR).- Warga di wilayah Dusun Sarongge Desa Banyuasih Kecamatan Tanjungkerta, kini dibuat heboh dengan isu kemunculan Harimau Lodaya di kawasan kaki Gunung Tampomas.

Menurut rumor yang berkembang, harimau berwarna kuning loreng hitam itu konon sempat terlihat meloncat melintasi jalan setapak di kawasan kaki Gunung Tampomas atau sekitar ratusan meter di atas perkampungan Sarongge.

Yang sempat melihat kemunculan harimau berukuran besar ini, kabarnya sudah ada dua orang. Dan keduanya merupakan warga Dusun Sarongge, yang kesehariannya memang sering bolak balik melakukan aktivitas di hutan.

Isu soal kemunculan kucing besar ini dibenarkan Kepala Desa Banyuasih, Dadang. Malah menurut Dadang, dia memang sudah mendengar informasi itu dari orang yang sempat melihat langsung kemunculan harimau tersebut.

"Memang betul, saya mendapat laporan langsung dari Abas dan Jana. Kedua orang ini, beberapa hari lalu sempat menginformasikan kepada saya, kalau mereka pernah melihat langsung harimau besar, katanya ukuran harimau itu sebesar anak sapi," kata Dadang, di sela-sela kegiatan Pencanangan Bursa Inovasi Desa, di Kantor Desa Bongkok Kec. Paseh, Rabu 31 Juli 2019.

Merasa takut

Isu kemunculan Harimau Lodaya ini, memang baru pertama kali terdengar. Sebab selama ini, harimau-harimau yang sempat muncul terlihat ini paling hanya harimau jenis Macan Kumbang saja.
Karenanya, tidak heran jika warga yang sempat melihat harimau itu mengaku panik dan tak bisa berdaya karena merasa takut saat melihat harimau tersebut

"Saya juga percaya tidak percaya mendengarnya. Cuma Abas pernah laporan langsung kepada saya, katanya 'Pa abdi mah ningali maung macan nu belang luncat di jajalaneun abdi di leuweung. Abi mah tepi ka ngayekyek saking ku soak, malah mah anjing oge tepi ka ngahephep," kata Dadang saat menceritakan pengakuan Abas, warga Sarongge yang sempat melihat harimau itu.

Fenomena turunnya harimau dari gunung ini, kata Dadang, memang sangat masuk akal, sebab pohon-pohon di atas kawasan kaki Gunung Tampomas itu belakangan ini banyak yang ditebang. Sehingga, habitat-habitat hewan liar itu pun otomatis menjadi terganggu, dan akhirnya hewan-hewan itu turun gunung untuk mencari mangsa atau mungkin mencari air.

"Kalaupun informasi ini benar, mungkin akibat hutannya banyak ditebang," katanya.

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X