Kamis, 5 Desember 2019

Tiga Belas Tahun, TKW Cirebon Hilang Kontak

- 26 Juli 2019, 21:19 WIB
null

 SUMBER, (PR).- Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang hilang kontak selama bertahun-tahun kembali terungkap di Kabupaten Cirebon. Kali ini menimpa Fitriyah (36 tahun), buruh migran asal Desa Lungbenda, Kecamatan Palimanan ini sudah tiga belas tahun hilang kontak.

Sampai sekarang, pihak keluarga belum memperoleh kejelasan akan nasib Fitriyah. Terakhir, dia kontak pada tahun 2017, dan sempat mengirimkan uang sebesar Rp 22 juta kepada orangtuanya, dari hasil menjadi pembantu rumah tangga di Arab Saudi.

“Terakhir ada kiriman uang dari Fitriah di tahun 2007. Tapi uang itupun dikirimkan oleh majikannya,” tutur Marka (58 tahun), ayah Fitriyah, Jumat 26 Juli 2019.

Fitriyah diketahui berangkat ke Arab Saudi pada tahun 2006 melalui jasa perusahaan penyalur tenaga kerja PT Safika Jaya Utama. Saat itu, Fitriyah belum satu tahun lulus dari sekolah menengah atas (SMA), masih sangat muda berusia 19 tahun.

Dari informasi terakhir, Fitriah bekerja sebagai PRT pada majikan bernama Mahmud Ibad Althuwariqi di Jeddah, Arab Saudi. Nama Mahmud diketahui karena sempat menelefon orangtua Fitriyah di Cirebon.  

“Dia pergi ke Arab atas kemauan sendiri. Tujuannya mulia, ingin membantu kami selaku orang tua,” tutur Marka yang sehari-hari hanya sebagai buruh tani.

Kontak terakhir Marka hanya dengan majikannya, Mahmud. Saat itu, Mahmud menelefon dan memperkenalkan diri sebagai majikan Fitriyah.

“Mahmud juga menjelaskan kalau Fitriyah bekerja di rumahnya. Setelah telefon, dia berkirim uang dari hasil satu tahun gaji Fitriyah,” tutur Marka.

Sejak itu, sampai tahun 2019 ini, sudah tidak terpantau lagi keberadaan Fitriyah. Bertahun-tahun pihak keluarga coba mencari tahu, namun sampai sekarang tidak juga ada kejelasan.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X