Senin, 20 Januari 2020

Bunga Raflesia Pemangsa Serangga Bermunculan di Cagar Alam Pangandaran

- 25 Juli 2019, 16:55 WIB
PETUGAS BKSDA Resort Kab. Pangandaran saat menemukan knop bunga raflesia di beberapa lokasi di hutan cagar alam pantai Pangandaran, Kamis, 25 Juli 2019.*/DOK. AGUS BKSDA PANGANDARAN

PANGANDARAN,(PR).- Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Pangandaran menemukan sebanyak 7 bunga raflesia yang masih kuncup. 

Kepala BKSDA Resort Kab. Pangandaran, Uking Iskandar mengatakan, ke-7 knop bunga raflesia jenis Padma tersebar di beberapa lokasi di hutan Cagar Alam Pantai Pangandaran.

"Bakal atau knop bunga raflesia ditemukan di lokasi cagar alam di antaranya di blok Badeto dan Batu Meja," ungkap Uking saat ditemui di kantor BKSDA Resort Pangandaran di Cagar Alam, Kamis, 25 Juli 2019.

Untuk menjangkau ke lokasi penemuan knop bunga raflesia tersebut, kata Uking, membutuhkan waktu perjalanan sekitar 2 jam dengan cara berjalan kaki. 

Menurut Uking, bunga raflesia pemangsa binatang serangga ini biasa muncul setiap setahun sekali pada bulan Agustus hingga September tergantung dari cuaca. 

"Knop bunga raflesia berdiameter 10 hingga 15 centimenter itu akan mekar dalam satu minggu apabila ada hujan. Kalau gak ada biasanya knop langsung layu dan mengering," ujarnya, seraya menambahkan, bahwa lama mekar bunga raflesia sekitar 1 minggu

"Biasanya kalau raflesia ini mekar selain jadi daya tarik wisatawan juga sering menjadi media penelitian oleh para mahasiswa," ujarnya kepada wartawan Kabar Priangan, Agus Kusnadi.

Tumbuhan parasit

Uking menjelaskan, bunga bangkai berbeda dengan bunga raflesia. Dan bunga raflesia di Pangandaran berbeda dengan bunga raflesia yang tumbuh di daerah Sumatera. 

Lanjut dia, ciri utama bunga raflesia padma merupakan tumbuhan parasit yang unik dan khas. Terlihat pada bagian bunganya, tidak mempunyai akar, daun ataupun batang. MenurutUking, ukuran diameter bunga yang mekar antara 20 hingga 30 cm, panjang cuping perigone 13 hingga 14 cm dan lebar 10-14 cm, dengan warna merah kecoklatan dengan bintil putih dan lobang diafragma antara 5 hingga 7 cm.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X