Minggu, 15 Desember 2019

Mengenal 3 Tempat Ibadah Tertua di Sukabumi Bernilai Heritage

- 24 Juli 2019, 10:38 WIB
GEREJA Sidang Kristus do Jalan Masjid Nomor 8, Cikole, Kecamatan Gunungparang, Kota Sukabumi.*/DOK. DISPORABUDPAR KOTA SUKABUMI

TAK hanya memiliki keindahan alam, Kota Sukabumi juga memiliki banyak bangunan heritage peninggalan era kolonial. Kota Sukabumi yang semula merupakan kawasan perkebunan kopi pernah menjadi daerah yang penduduknya didominasi orang Eropa.

Karena pesatnya pertumbuhan populasi bangsa Eropa, Kota Sukabumi ditetapkan sebagai Burgerlijk Bestuur dengan status Gemeente (Kotapraja). Setelah berstatus Kotapraja, Sukabumi berkembang pesat dengan ditandai dibangunnya berbagai fasilitas untuk menunjang aktifitas bangsa Eropa.

Beberapa fasilitas itu di antaranya adalah bangunan peribadatan yang kini sudah berusia ratusan tahun. Bangunan-bangunan itu tercatat dalam data potensi heritage, situs, dan kebudayaan Kota Sukabumi yang dimiliki Dinas Pendidikan Olahraga Kebudayaan dan Parawisata Kota Sukabumi. Berikut ini 3 bangunan heritage yang ada di Kota Sukabumi.

Masjid tertua dan terbesar di Sukabumi ini merupakan saksi sejarah perjuangan warga menghadapi penjajahan. Dulunya, bangunan ini dijadikan markas atau pusat pertemuan pejuang untuk merumuskan strategi perang.

Diperkirakan masjid ini sudah berdiri sejak abad ke-19 dan menjadi satu-satunya masjid yang berdiri di tengah kota Sukabumi hingga akhir abad ke-19.

Awalnya, Masjid Agung Sukabumi didirikan di atas tanah wakaf milik warga bernama Ahmad Juwaeni yang hingga sekarang terus mengalami perubahan.

Pada masa awal, bangunan Masjid Agung Sukabumi masih sederhana dengan atap tumpang dan memiliki satu menara. Di bagian depan masjid terdapat alun-alun dengan hamparan padang rumput yang menjadi tempat penggembalaan sapi. Namun, hewan-hewan tersebut kemudian dipindahkan ke bagian timur.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X