Jumat, 6 Desember 2019

Cegah Hoaks, Pikiran Rakyat Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Tasikmalaya

- 18 Juli 2019, 05:52 WIB
BUPATI Ade Sugianto (tengah) berbincang dengan perwakilan Pikiran Rakyat di Kantor Bupati Tasikmalaya, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 17 Juli 2019. Pikiran Rakyat dan Pemkab Tasikmalaya menjajal kerja sama terkait pemberitaan.*BAMBANG ARIFIANTO/PR

SINGAPARNA, (PR).- Pikiran Rakyat dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menjajaki kerja sama dalam menghadapi maraknya hoaks atau kabar bohong yang beredar di masyarakat. 

Kesepakatan untuk menjalin kerja sama mengemuka dalam silaturahmi PR dengan Bupati  Ade Sugianto di Kantor Bupati Tasikmalaya, Singaparna, Rabu 17 Juli 2019. Perwakilan PR yang hadir yakni Redaktur Pelaksana Enton Supriatna, Manajer Media Solution Teguh Laksana, perwakilan PR Tasikmalaya Novi Kusti Maimun. Sedangkan bupati didampingi Asisten Pemerintahan Setda Ahmad Muksin, Kepala Bagian Pembangunan Nuraedidin, Staf Bagian Humas Euis, Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Statistik Diskominfo A Naseh.

Enton mengungkapkan, ihwal kunjungan guna  meningkatkan kerja sama “PR” dengan Pemkab Tasikmalaya.

"Kita ingin meningkatkan pelayanan PR sebagai jembatan antarapemerintah dengan rakyatnya," tuturnya.

 Keberadaan media massa sangat strategis guna menyampaikan program atau pencapaian pemerintah. Pemerintah berkepentingan pula untuk mengetahui aspirasi atau keinginan para warganya. Dalam konteks Kabupaten Tasikmalaya, sosialisasi pemerintah serta artikulasi para warganya melalui media massa penting mengingat luasnya wilayah.

Menjamurnya berita hoaks menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Perubahan tradisi warga yang gandrung media sosial justru menjadi penyubur sarana penyebaran hoaks di masyarakat. Alih-alih tersebarkan dan membawa manfaat, informasi media sosial tanpa verifikasi dan konfirmasi justru memancing konflik di masyarakat. Tak pelak, peran media massa bersama pemerintah tak boleh absen dalam menyebarkan informasi yang benar untuk menangkis serangan hoaks yang beredar massif.

Hal senada dikemukakan Teguh Laksana. Ia mengatakan, “PR” telah mengembangkan berbagai platform yang bisa menjadi sarana untuk menyebarkan informasi atau kabar yang telah memenuhi disiplin jurnalistik. "Kita sudah mengembangkan digital, kita siap segala hal," ujarnya. Oleh karena itu, “PR” mencoba menjajaki kerja sama dengan Pemkab dalam menyukseskkan program-program positif pemerintah melalui informasi yang terverifikasi dan terkonfirmasi.

Sementara itu, Bupati Ade Sugianto menyambut baik silaturahmi dan upaya saling menjajaki kerja sama tersebut. Ade mengakui, komunikasi Pemkab belum mampu menjangkau masyarakatnya hingga tingkatan akar rumput. Belum lagi persoalan hoaks yang penyebarannya begitu massif melalui media-media sosial seiring gampangnya masyarakat memiliki telefon genggam pintar (smarthphone). Kehadiran media massa sebagai jembatan komunikasi Pemkab dan warga pun menjadi keniscayaan.

"Akses masyarakat terhadap dunia digital sangat tinggi sekali. Orang lebih cenderung pegang HP  bahkan tiap menit," ujarnya. Keadaan tersebut bisa membentuk karakter masyarakat.


Halaman:

Editor: ella yuniaperdani

Tags

Komentar

Terkini

X