Minggu, 15 Desember 2019

Serangan Serigala Masih Menakutkan Warga Tanjungkerta

- 16 Juli 2019, 19:34 WIB
SEEKOR domba mati mengenaskan dengan luka bekas terkaman di lehernya. Ada dugaan kambing tersebut mati oleh serangan serigala.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN

SUMEDANG,(PR).- Aksi serangan kawanan serigala terhadap hewan ternak domba yang sebelumnya sempat terjadi di wilayah Desa Gunturmekar, kini ternyata malah terulang kembali di wilayah Desa Banyuasih Kecamatan Tanjungkerta.

Padahal, jarak tempuh antara wilayah Desa Gunturmekar dengan Banyuasih ini terbilang cukup jauh sekitar 5 km, dan itu pun harus melewati beberapa wilayah desa lainnya.

Menurut informasi, serangan serigala yang terjadi kali ini, diketahui berhasil mebunuh sedikitnya empat ekor domba milik Usin (65) warga Dusun Ciereng Kidul RT 02/08 Desa Banyuasih.

Peristiwa itu sendiri, kabarnya pertama kali ditemukan oleh pemilik domba, yakni Usin, pada saat dirinya akan memberikan pakan pada hewan ternaknya, Selasa 16 Juli 2019 pagi.

Kala itu, Usin, langsung dibuat kaget, karena ketika dia sampai ke kandang miliknya di Blok Sawah Asod, ternyata domba-domba ternaknya itu malah ditemukan sudah tergeletak mati dengan kondisi leher terluka akibat bekas cengkraman atau gigitan hewan buas.

Mengetahui hewan ternaknya dimangsa hewan buas, si pemilik itu pun langsung kembali ke rumah dan melaporkan kejadian itu ke warga terdekat. Sampai akhirnya, berita itu pun terus tersebar luas dan menjadi perbincangan warga lain di wilayah Kec. Tanjungkerta.

Kepala Desa Banyuasih, Dadang, membenarkan soal informasi tersebut. Malah, menurut dia, setelah mendapat laporan, saat itu juga pihaknya bersama Babinkamtibas dan Babinsa desa langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

"Dan ternyata benar, domba-domba milik Pa Usin ini sudah mati akibat cengkraman atau gigitan hewan buas di lehernya," kata Dadang kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.

Dari hasil pantauan di lapangan, lanjut Dadang, dugaan sementara kematian empat ekor domba itu memang disebabkan karena cengkraman atau gigitan hewan buas pada leher domba-domba tersebut.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X