Rabu, 26 Februari 2020

Kampanye Antiplastik di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

- 16 Juli 2019, 14:25 WIB
MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah tingkat SMP di Kabupaten Purwakarta ikut mendorong para siswa mengurangi penggunaan plastik di SMPN 7 Purwakarta, Selasa, 16 Juli 2019.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

Ke depannya, Purwanto akan menerapkan teknologi tepat guna untuk mengolah sampah-sampah plastik di setiap sekolah. Teknologi tersebut diakui baru dikembangkan di salah satu SD di Desa Karoya, Kecamatan Tegalwaru.

"Program ini tidak akan berhenti di sini. Setelah ini kita lakukan penyuluhan pada guru-gurunya. Kita juga akan menyiapkan teknologi tepat guna untuk mengolah sampah plastik ini di sekolah-sekolah," tutur Purwanto.

Pembuatannya itu membutuhkan anggaran satu juta rupiah yang akan dialokasikan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sehingga, Disdik Purwakarta akan mengintruksikannya ke setiap sekolah.

Sementara itu, sampah plastik yang dikumpulkan di SMP Negeri 7 Purwakarta disalurkan ke bank sampah di salah satu perumahan warga.

"Pemilihan sampah sudah dilakukan bekerja sama dengan bank sampah. Cuma belum ke tahap pengolahan (swadaya di sekolah)," kata Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Purwakarta, Dedeh M. Maemunah.

Sebanyak 282 siswa baru di SMP tersebut mengikuti rangkaian kegiatan secara antusias. Salah seorang siswi bernama Danielle Kay (12) mengaku tertarik mengurangi penggunaan plastik setelah mengikuti MPLS.

"Selama ini masih suka buang sampah (plastik) sembarangan. Nanti tidak lagi begitu. Mau bawa bekal sendiri dari rumah," kata Kay. Menurutnya, materi pelestarian lingkungan dalam MPLS memberikan nilai positif bagi siswa.***

Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X