Senin, 16 Desember 2019

Pengelola Desa di Pangandaran Dituntut Aktif Berinovasi untuk Memberdayakan Masyarakat

- 15 Juli 2019, 19:30 WIB
SEKDA Kabupaten Pangandaran Kusdiana berfoto Tim Pelaksana Inovasi Desa di aula Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Senin, 15 Juli 2019.*/AGUS KUSNADI/KP

PANGANDARAN,(PR).- Pemerintah Kabupaten Pangandaran menganjurkan pemerintah desa untuk berinovasi sehingga bisa memperdayakan masyarakat melalui dana desa. Demikian dikatakan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran, Kusdiana usai membuka rapat koordinasi tim inovasi kabupaten program inovasi desa tahun 2019 Kabupaten Pangandaran, sekaligus penyematan terhadap peserta Tim Pelaksana Inovasi Desa.

Rapat koordinasi yang digelar di aula Desa Pananjung selama dua hari itu juga dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Dan Pembangunan Daerah Kabupaten Pangandaran, Agus Satriadi, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Dani Hamdani serta para Camat.

Menurut Kusdiana, inovasi desa ini sangat penting untuk pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah melalui rapat koordinasi ini memberikan informasi baik target maupun program kegiatan yang dilaksanakan di desa harus sesuai dan terfokus kepada pemberdayaan masyarakat desa masing-masing. "Berdasarkan aturan kan ada tiga fokus yaitu kaitan dengan kewirausahaan, infrastruktur, dan sumber daya manusia, sehingga ketiga fokus tersebut harus dijabarkan oleh pemerintah desa dalam program kegiatan APBDes nya," ungkap Kusdiana, Senin, 15 Juli 2019.

Sehingga, pemerintah desa yang dibimbing oleh pendamping desa bisa memberikan informasi kepada desa program dan kegiatan apa saja memang bisa memberdayakan masyarakat itu sendiri. Kusdiana mencontohkan, apabila di desa belum ada listriknya bisa membuat mikro hidro yang kecil atau pada saat musim kemarau bisa membuat sumur-sumur agar lahan pertanian bisa terairi.

"Tim inovasi desa ini harus terjun langsung ke masyarakat untuk menggali informasi apa-apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat," ujarnya. 

Kusdiana juga membenarkan bahwa Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang ada di Kabupaten Pangandaran belum semuanya berjalan dengan baik. "Kan Bumdes itu ada Bumdes tersendiri juga ada Bumdes bersama. Kalau memang collaps kan bisa dikerjasamakan dengan Bumdes dari desa tetangganya sehingga Bumdes bisa berjalan dengan baik dikelola bersama-sama, dan alangkah baiknya tim inovasi desa bisa ikut memfasilitasi, agar Bumdes bisa hidup," ujarnya. 

Sementara berdasarkan informasi dari Kepada Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Pangandaran, Trisnadi, dari 93 desa yang ada di Kab Pangandaran baru 80 desa yang sudah memiliki Bumdes. "Ada beberapa Bumdes yang sudah bagus diantaranya Bumdes Gua Bau bodyrafting di Desa Kertayasa dengan potensi wisatanya bisa memperdayakan masyarakat, juga Bumdes di Desa Putrapinggan yang bergerak diusaha perdagangan," ujar Trisnadi.***



Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X