Ratusan Ribu Pemilik Kendaraan di Cianjur Tidak Bayar Pajak, termasuk Pengguna Mobil Dinas

- 14 Juli 2019, 21:17 WIB
ILUSTRASI bayar pajak.*/PR

CIANJUR, (PR).- Sekitar 120 ribu wajib pajak tercatat belum membayar pajak kendaraan hingga pertengahan 2019. Dari jumlah tersebut, ada pula sejumlah pengguna kendaraan dinas yang belum memenuhi kewajiban mereka untuk membayar pajak.

Humas Samsat Cianjur, Eka Jakalelana, mengatakan, hingga saat ini, wajib pajak yang berjumlah 480 ribu orang cenderung membayar saat terjaring razia. ”Mereka yang membayar pajak ini, kebanyakan hasil tilang. Sudah terjaring baru pada bayar, mayoritas seperti itu setelah beberapa kali melakukan operasi gabungan. Kalau tidak begitu, saya rasa masih banyak yang belum taat membayar,” ujar Eka, Minggu, 14 Juli 2019.

Berdasarkan data 2018, sampai pertengahan tahun, wajib pajak yang belum membayar mencapai 150 ribu orang. Karena itulah, Samsat menjadikan operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan dan Polres Cianjur menjadi upaya jemput bola. Apabila tidak demikian, dikhawatirkan para wajib pajak tak kunjung memenuhi kewajiban mereka.

Eka menyatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan hal itu sebab seharusnya masyarakat sebagai wajib pajak memiliki kesadaran yang lebih tinggi. Apalagi, pelayanan pajak terus mengalami inovasi untuk memudahkan para wajib pajak memenuhi kewajiban membayar.

Inovasi itu antara lain aplikasi Sambara yang dapat diunduh gratis melalui Playstore, melalui sejumlah marketplace, hingga melalui jaringan Bank BJB sebagai rekanan Samsat. Namun, sejumlah kemudahan yang ditawarkan pun tidak lantas membuat kesadaran membayar pajak meningkat. 

loading...

Eka menuturkan, banyak kendala yang memengaruhi hal tersebut. Misalnya, kondisi demografi Cianjur yang terlalu luas, sentra pelayanan pajak pun masih terpusat di perkotaan, dan jumlah outlet serta gerai pelayanan yang masih terbatas.

”Ini kendala yang masih belum bisa diatasi, apalagi untuk kami bisa mencapai masyarakat di pelosok itu sulit. Sementara, mereka pun dari pelosok ke kota sama-sama terkendala yang akhirnya berdampak pada kesadaran membayar,” ucapnya.

Oleh karena itu, Samsat pun memilih untuk lebih rutin melaksanakan operasi gabungan. Dengan begitu, para wajib pajak tidak terus menerus menghindari kewajiban mereka membayar pajak. Akan tetapi, Eka mengingatkan agar para wajib pajak tidak terus menghindar untuk membayar pajak.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X