Senin, 24 Februari 2020

Banyak Orang Meninggal karena Ular di Jawa Barat, Pakar Ungkap Penyebabnya

- 7 Juli 2019, 20:51 WIB
ULAR kobra/REUTERS

“Ada juga yang percaya kepada dukun. Ada juga yang disedot mulut. Padahal secara keilmuan, tidak terlalu berpengaruh. Apalagi bisa memicu bahaya jika kondisi mulut terdapat luka,” katanya.

WHO telah merilis standar penanganan pertama terhadap gigitan ular, salah satunya adalah dengan membidai bagian tubuh yang terkena bisa mirip penanganan patah tulang.

Penggunaan papan terikat itu adalah untuk mengurangi pergerakan bagian tubuh yang terkena bisa. Sebab, semakin banyak digerakkan, apalagi panik, dapat memicu jantung dan mempercepat reaksi bisa.

Bagian tubuh yang terkena gigitan sebisa mungkin diposisikan berada di bawah jantung. Guna menghindari terserang gagal jantung, jangan biarkan korban tertidur.

“Jadi, upayakan tenang dan segera ke rumah sakit. Masih banyak rumah sakit yang belum memahami cara penanganannya tapi sudah ada beberapa rumah sakit yang berkoordinasi dengan kami serta dokter ahli yang tahu ilmu penanganan terhadap korban yang terkena bisa,” ujarnya.

Alih fungsi

Alih fungsi ekosistem area hidup ular menjadi salah satu pemicu bertambahnya angka konflik antara ular dengan manusia. Kebanyakan ular berbisa yang masuk ke rumah adalah kobra

“Mereka pada dasarnya menghindari manusia dan tidak mendeteksi manusia sebagai mangsa. Ketika ular masuk musim kawin dan musim bertelur, dia menyebar dan penyebarannya tidak menentu. Ada kemungkinan masuk ke rumah karena mencari makan, kebetulan di rumah berantakan, apalagi banyak tikus,” ujarnya.

Banyak tempat yang awalnya hutan, seperti Kawasan Bandung Utara yang terbentang hingga Manglayang berubah fungsi menjadi wilayah hunian manusia serta bangunan komersial. Padahal, wilayah utara termasuk ekosistem ular. “Wajar kalau ada kehadiran ular di wilayah itu,” ujarnya.

Bagi warga yang menemukan ular liar, direkomendasikan tidak menyentuh langsung menggunakan tangan kosong. Usahakan menggunakan sapu atau tongkat agar terdapat jarak dengan ular. Jika tidak dalam keadaan terdesak, kata dia, upayakan tidak membunuh ular agar peranannya di ekosistem tetap terjaga.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X