Minggu, 15 Desember 2019

Hati-hati, Buang Sampah Sembarangan Bisa Ditangkap Polisi

- 7 Juli 2019, 09:51 WIB
ILUSTRASI samapah yang dibuang sembarangan.* /TOMMI ANDRYANDY/PR

CIKARANG, (PR).- Bupati menginstruksikan camat dan kepala desa untuk bertindak tegas terhadap pembuang sampah sembarangan. Orang nomor satu di Kabupaten Bekasi itu memerintahkan warga yang membandel itu ditangkap untuk selanjutnya dibina.

Langkah itu diambil setelah maraknya aksi pembuangan sampah di tepi jalan ataupun sungai oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab di wilayah Kabupaten Bekasi. Kondisi terlihat di sejumlah wilayah terutama di sekitar Kecamatan Cikarang Utara.

“Kalau kita lihat memang masih ada oknum warga yang membuang sampah sembarangan. Makanya saya instruksikan kepada Pak Camat, Kepala Desa dan perangkatnya dari mulai RT/RW sampai Linmas untuk bersama-sama, apabila ada oknum yang membuang sampah sembarangan, kalau bisa ditangkap dan dibina,” kata Eka, Sabtu (6/7/2019).

Tindakan tegas, kata dia, perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera agar Kabupaten Bekasi ke depannya lebih bersih dan rapih. Eka bahkan meminta bantuan kepolisian dan TNI untuk bersama melakukan tindakan tegas terhadap pembuang sampah. “Pak Kapolsek dan Pak Danramil, mohon dibantu juga karena kita memang  ingin Kabupaten Bekasi ini benar-benar bersih dan rapih,” ucap dia.

Sementara itu Camat Cikarang Utara, Muchlis mengatakan persoalan sampah butuh kesadaran semua pihak untuk menuntaskannya. “Kalau kami sih sudah menyurati semua kepala desa untuk menindaklanjuti instruksi Pak Bupati dan meminta agar mereka berkoordinasi dengan unsur Muspika untuk menindaklanjutinya kalau misalkan ada oknum warga yang tertangkap buang sampah sembarangan,” kata Muchlis.

Hanya saja, sambungnya, sejak surat dilayangkan belum ada satu pun kepala desa di wilayahnya yang melaporkan ada oknum warga yang tertangkap tangan. “Yang tertangkap belum ada. Kendalanya yang pertama, sebetulnya kami nggak tau itu warga mana. Dan kedua, mereka membuang sampahnya jam 2 atau jam 3 pagi sehingga terkadang kepala desa, RT ataupun RW suka kecolongan,” ucapnya.

Meski demikian, pihaknya terus berupaya untuk mencegah hal itu terjadi dengan meminta semua Kepala Desa mengajak warga di semua wilayahnya mengaktifkan kembali siskamling.  “Selain itu kami juga sudah meminta agar para kepala desa melaksanakan goloran atau kerja bakti serta berkoordinasi dengan bidang kebersihan di dinas lingkungan hidup untuk mengangkut sampah-sampah itu,” kata Muchlis.***



Editor: ella yuniaperdani

Tags

Komentar

Terkini

X