Lagi, Limbah Medis Ditemukan Di Ciliwung

- 5 Juli 2019, 15:40 WIB
PENEMUAN limbah medis di aliran Sungai Ciliwung, Kamis 4 Juli 2019.*/ WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR

BOGOR,(PR).-  Limbah medis kembali ditemukan di aliran Sungai Ciliwung. Limbah berupa belasan kantung kateter beserta selangnya ditemukan oleh Lurah Babakan Pasar Rina Da Frina, di kawasan RT 2/RW 10, Kebon Jukut, Sukasari, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Timur, Kamis 4 Juli 2019.

Rina Da Frina mengungkapkan, temuan limbah medis tersebut berawal dari kegiatan bersih sungai yang dilakukan tim kebersihan Kelurahan Babakan Pasar. Rina melihat ada kateter yang hanyut dari bagian hulu dan tersangkut di antara bebatuan.

“Pertama kita lihat ada satu kateter yang hanyut, kemudian ada lagi yang nyangkut. Rupanya setelah dikumpulkan banyak juga, barang bukti itu langsung kami amankan, dan kami laporkan kepada Pak Wali, ” ujar Rina kepada “PR”, Jumat 5 Juli 2019.

Rina mengatakan, temuan limbah tersebut serupa dengan temuan limbah medis yang ditemukan Kwartir Cabang Pramuka Kota Bogor belum lama ini. Rina menduga  sampah medis tersebut dibuang dari kawasan hulu seputar Baranangsiang, atau Tajur, dan Puncak.

“Setelah dilaporkan ke Pak Wali, Dinas Lingkungan Hidup langsung turun. Saya sengaja memviralkan di media sosial, supaya segera ditangani, dan jadi pembelajaran bagi masyarakat supaya tidak sembarangan buang sampah apalagi sampah medis,” ucap Rina.

loading...

Atas temuan tersebut, Rina berharap sumber dari limbah medis tersebut dapat segera terungkap. Dengan kejadian pembuangan yang berulang, Rina menduga ada manajemen pembuangan limbah yang tidak beres.

“Kalau dari klinik tidak mungkin sebanyak itu,  entah itu panti jompo atau apa, kalau Kota Bogor mungkin sudah aware, bisa jadi alirannya dari Puncak. Mudah-mudahan sumbernya bisa segera terungkap,” ucap Rina.

Dinas langsung menyelusuri

Jumat 5 Juli 2019, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor langsung melakukan penelusuran sumber limbah medis tersebut. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Elia Buntang belum dapat memastikan dari mana limbah tersebut berasal. Namun demikian, Elia memastikan limbah tersebut bukan berasal dari rumah sakit.

“Dugaan sementara kami ada pasien yang dirawat di rumah dan mempergunakan barang-barang itu. Ini berdasarkan hasil kunjungan ke lapangan.  Ada informasi, seorang pasien  pakai alat kateter itu, ,” ucap Elia.

Halaman:

Editor: ella yuniaperdani


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X