Berlari sambil Promosikan Batik Kota Bogor

- 29 Juni 2019, 11:18 WIB
KEPALA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, Shahlan Rasyidi (tengah), memaparkan kegiatan lari Bhayangkara Bogor Batik Run 2019 di Botani Square, Jumat, 28 Juni 2019. Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kota Bogor bekerja sama dengan Polres Bogor Kota berkolaborasi mempromosikan batik khas Bogor.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR
KEPALA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, Shahlan Rasyidi (tengah), memaparkan kegiatan lari Bhayangkara Bogor Batik Run 2019 di Botani Square, Jumat, 28 Juni 2019. Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kota Bogor bekerja sama dengan Polres Bogor Kota berkolaborasi mempromosikan batik khas Bogor.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR

BERBAGAI cara dilakukan Pemerintah Kota Bogor untuk menduniakan batik khas Bogor. Kali ini,   bekerja sama dengan Kepolisian Resor  Bogor Kota, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor akan menggelar event lari  bertajuk “Bhayangkara Bogor Batik Run” pada Minggu, 14 Juli 2019.

Kepala  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, Shahlan Rasyidi, menuturkan, sesuai dengan visi dan misi Kota Bogor dengan tajuk “Bogor Berlari”, para pelari akan mengenakan kaos  dengan motif batik Bogor yang khas. Motif-motif batik Bogor lainnya juga akan dipertontonkan pada area lintasan lari  dengan rute Mal Botani – Otista - Sistem Satu Arah Kebun Raya - Jalan Padjajaran - Warung Jambu - kembali ke Botani.

“Selain menjadikan Kota Bogor yang sehat dengan pedestrian, taman melalui Bogor Berlari, yang paling utama, kita ingin memperkenalkan produk masyarakat Bogor. Walaupun sudah belasan tahun diproduksi, belum semua masyarakat mengenal batik Bogor,” ucap  Shahlan dalam sesi konferensi pers di Botani Square, Kota Bogor, Jumat, 28 Juni 2019.

Batik Bogor yang diperkenalkan, menurut Shahlan, terdiri dari berbagai corak.  Beberapa corak andalan seperti unchal, tugu kujang, gerimis hujan, lawang salapan, hingga bunga bangkai diharapkan dapat diketahui lebih luas. Kegiatan itu sendiri ditargetkan akan diikuti oleh 2.500 peserta.

“Kami terus upayakan untuk meningkatkan perekonomian para pembatik, sehingga semakin banyak  masyarakat yang  tertarik dengan batik Bogor. Selain menyehatkan masyarakat kita, juga ingin melestarikan batik Bogor. Semoga event semacam ini bisa rutin digelar tiap tahun,” kata Shahlan.

Berlari 7,3 kilometer sambil menikmati udara serta pemandangan Kota Bogor

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Kota, Komisaris Bramastyo Priadji, menuturkan, kegiatan lari tersebut masuk dalam rangkaian HUT Bhayangkari ke-73. Selain menyehatkan masyarakat, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk menjaga keharmonisan warga, aparat, dan Pemkot Bogor.

“Sesuai dengan semboyan Kota Bogor, Bogor Berlari, kami pun bekerja sama dengan Pemkot Bogor untuk memajukan masyarakat lewat event lari. Para peserta akan berlari sepanjang 7,3 kilometer dengan dijaga 450 anggota kepolisian,” ucap Bramastyo.

Salah satu panitia penyelenggara, Bagus, mengatakan, pendaftaran peserta sudah dibuka sejak 26 Juni 2019, melalui metode daring ke loket.com atau di loket pendaftaran di Botani Square Bogor. Menurut Bagus, Kota Bogor sangat ideal dan memiliki modal besar untuk menjadi kota lari berkelas internasional.  Selain sarana dan prasarana yang mendukung, kualitas udara dan keberadaan kebun Raya Bogor menjadi daya tarik tersendiri bagi pelari.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk


Tags

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X