Sabtu, 18 Januari 2020

Anggota DPRD Tasikmalaya Tak Jadi Tersangka Penyelewengan Bantuan Keuangan, Warga Heran

- 26 Juni 2019, 17:47 WIB
BEKAS ambrolnya tembok penahan tebing terlihat di lapangan Desa Sukahening, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 26 Juni 2019. Kejari Kabupaten Tasikmalaya hanya menetapkan dua tersangka tanpa menyeret anggota DPRD yang ditengarai tersangkut korupsi bantuan sarana dan prasarana Desa Sukahening 2017.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

SINGAPARNA, (PR).- Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya telah menetapkan dua tersangka kasus dugaan penyelewengan dana bantuan keuangan untuk peningkatan sarana dan prasarana Desa Sukahening, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya.

Akan tetapi, kasus tersebut tak menyeret seorang anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang diduga menerima potongan bantuan tersebut dari para tersangka.

Penetapan tersangka diumumkan Kejari Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa 25 Juni 2019. Dua tersangka itu adalah UD dan FG.

UD adalah Kepala Desa Sukahening periode 2013-2019 sedangkan FG adalah anggota pelaksana teknis di tim pegelola kegiatan atau TPK Desa Sukahening.

FG telah ditetapkan sebagai tersangka sejak sepekan lalu tetapi belum ditahan. Sementara UD baru menyandang status tersangka dan langsung ditahan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Sri Tatmala Wahanani menyatakan, bantuan keuangan yang diduga dikorupsi tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Tasikmalaya senilai Rp 2,1 miliar pada 2017‎. Laku lancung itu menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 878.747.654.

Modus FG, tutur Sri, adalah melaksanakan pekerjaan berupa pembangunan tembok penahan tebing tetapi mutunya tak sesuai sehinga merugikan negara senilai lebih dari  Rp 472 juta.

Sementara UD bermasalah karena pajak yang mesti dibayarkannya kepada kas negara kurang Rp 116 juta.

Jadi tersangka?

Seorang anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya diduga menerima setoran dari potongan 30 persen bantuan keuangan senila Rp 2,1 miliar itu. Potongan diserahkan UD kepada FG guna diberikan kepada sang anggota dewan.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X