Jumat, 5 Juni 2020

Dugaan Manipulasi Administrasi PPDB di Kota Bogor Menyeruak

- 25 Juni 2019, 15:23 WIB
ORANG tua dan pendaftar peserta didik baru menunggu antrean verifikasi berkas di SMA Negeri 1 Kota Bogor, Senin, 17 Juni 2019. Wali Kota Bogor Bima Arya menemukan laporan dugaan manipulasi data kependudukan untuk kepentingan pendaftaran PPDB jalur zonasi.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR

“Paling tidak perlu ada penyamaan persepsi antara lurah, camat dan Disdukcapil, dalam melayani administrasi kepentingan masyarakat terkait PPDB.  Kalau misalnya memang sistem pendaftaran PPDB full menggunakan jarak, berarti sistem data kependudukannya mau tidak mau ya harus mantap betul,” ucap Fakhrudin.

Terkait adanya laporan dugaan manipulasi data kependudukan untuk mendaftar jalur zonasi tingkat SMA,  Fakhrudin menyebutkan akan mendalaminya dan memberikan informasi kepada Dinas Pendidikan Jawa Barat.  Disdik Jabar diharapkan dapat mengambil langkah tegas jika memang terbukti ada oknum orang tua yang menyalahgunakan identitas kartu keluarga untuk mendaftar sekolah.

“Kita harus sadar data kependudukan perlu penyempurnaan, kalau memang ditemukan laporan atau keraguan,  ya sebaiknya disurvey saja. Kita kan ada Dapodik, dari mereka  masuk sekolah semua ada datanya, jadi  bisa dicek,” kata Fakhrudin.

Sementara itu, Ketua PPDB SMA N 1 Kota Bogor Yusuf Sulaeman tak menampik,  ada  pendaftar yang menggunakan syarat domisili untuk mendaftar melalui jalur zonasi.  Yusuf menyebutkan, perpindahan domisili pendaftar PPDB sebagai bagian strategi orang tua untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah impian.  Pihak sekolah tidak dapat menolak pendaftar dengan syarat domisili jika surat tersebut terbukti legal dan sah.

“Di SMA 1 ada yang pakai domisili, tetapi tidak banyak. Ya kita terima karena sekolah tidak bisa menolak, kecuali itu fotocopy atau scan. Kebijakan zonasi itu kan sudah disosialisasikan jauh-jauh hari, sehingga orang tua berstrategi dengan pindah rumah mendekati sekolah,” ucap Yusuf.***

Halaman:

Editor: Eva Fahas


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X