Festival layang-Layang Pangandaran akan Digelar 12-14 Juli 2019

- 23 Juni 2019, 15:13 WIB
*/DOK. PANITIA KITE FESTIVAL

PANGANDARAN,(PR).- Festival layang-layang (Kite Festival) tahun 2019 akan menghadirkan peserta profesional dari banyak negara. Persatuan Layang-Layang Pangandaran (Perlap) mengatakan sudah menghubungi beberapa klub layang-layang seperti Sin San Kite Club Jepang, Ron Kite's Amerika Serikat, Beew Spaluding Thailand, Rapando Italia, Veterline Kite Selandia Baru, Noman Kite Malaysia, dan GadisKite's Singapura.

Festival kali ini akan digelar di lapangan Katapang Doyong pantai timur Pangandaran pada 12-14 Juli 2019. Selain rencananya akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Kementerian Pariwisata juga akan dihadiri langsung oleh Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menteri Koordinator Bidang Maritim.


"Selain menyelenggarakan festival layang-layang, juga akan digelar aksi bersih-bersih pantai dari inisiatif Kemenko Maritim," ujar salah seorang panitia festival, Pupung ketika dihubungi, Minggu, 23 Juni 2019.

Pupung yang juga pengurus Perlap itu mengatakan bahwa peserta festival dari tanah air berasal dari banyak propinsi. Antara lain Aceh, Batam, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Bali, Jawa Timur, Jogyakarta, Jakarta, Malang, Purwokerto, serta Tasikmalaya.

Ia merinci agenda yang akan disajikan kepada pengunjung yakni, kite festival, kite kompetisi dan night kite kite festival atau festival layang-layang malam. Lalu ada helaran seni budaya, ronggeng gunung, festival seni budaya dan budaya tradisional, festival ragam makanan khas Pangandaran, pameran dari pelaku UMKM, dan ditunjang dengan event lainnya yakni lomba mewarnai layang-layang, satu sampah jadi berkah, juga fashion show.

 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Undang Sohbarudin mengatakan adapun maksud penyelenggaraan Kite Festival ini untuk menggugah ingatan masyarakat dan mempertahankan keberlangsungan sebuah event yang sudah ada dan dikenal ditingkat Internasional.

"Ya tujuannya untuk mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda dengan cipta, karya, karsa dan kreatifitas melalui media layang layang sebagai core bagi kegiatan-kegiatan yang lainnya," ujarnya.***

Halaman:

Editor: Eva Fahas


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X