Minggu, 31 Mei 2020

Jembatan Sasak Gobang Penghubung Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Rusak Berat

- 14 Juni 2019, 20:15 WIB
WARGA memilih turun dari sepeda motor dan berjalan kaki saat melintasi Jembatan Gobang di perbatasan Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya dan Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jumat, 14 Juni 2019. Jembatan tersebut rusak dan belum tersentuh perbaikan.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

TASIKMALAYA, (PR).- Jembatan Gobang penghubung Kota dan Kabupaten Tasikmalaya di perbatasan Kecamatan Purbaratu-Manonjaya dalam kondisi rusak. Hingga kini, jembatan tersebut belum diperbaiki kendati membahayakan warga yang melintas.

Pantauan "PR",Jumat, 14 Juni 2019, lantai jembatan untuk lintasan kendaraan dan pejalan kaki hanya tertutup separuhnya dengan bantalan kayu. Separuh lain tak tertutup atau berlubang sehingga menyuguhkan pemandangan dasar Sungai Cikalang yang mengalir di bawahnya. Para pengendara mesti ekstra hati-hati melintasinya.

Siang itu, hujan baru selesai mengguyur area jembatan. Selain licin, sebagian bantalan kayu telah rapuh dengan ukuran yang tak semuanya menutupi rangka penyangga jembatan. Tanpa konsentrasi penuh, kendaraan yang melintas bisa terperosok masuk melalui lubang-lubang jembatan yang tak tertutup bantalan kayu.

Tak heran, beberapa pengendara sepeda motor memperlambat laju kendaraannya saat menyeberang. Ada pula warga yang membonceng sepeda motor memilih turun dan berjalan kaki lantaran ngeri dengan kondisi jembatan.

Asih (49), warga Kampung Gobang, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu menuturkan, kerusakan jembatan sudah terjadi sejak 2018. Kini, kerusakan bertambah parah karena jembatan sudah tak bisa dilalui mobil. Musababnya, lantai atau landasan jembatan hanya tertutup separuh menggunakan bantalan kayu.

Jembatan pun cuma bisa dilalui warga pengguna sepeda motor. Bantalan kayu juga dalam kondisi mengenaskan karena tua dan keropos.

Untuk mengatasinya, suami Asih menyelipkan kayu atau bambu untuk mengganjal ban kendaraan yang melintas. "Karena khawatir melihat yang melintas," ucap Asih menuturkan alasan sang suami melakukan tindakan itu.

Para pengendara motor, tuturnya, bisa mengalami selip hingga terperosok ke dasar sungai. Asih menegaskan, Jembatan Gobang sangat strategis dan ramai dilintasi warga siang dan malam.  "Ini mah jalan hidup," ucapnya. 
Sejumlah warga Purbaratu yang masuk wilayah Kota Tasikmalaya melintasi jembatan saat akan berbelanja di Pasar Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya

Demikian pula para pelajar asal Purbaratu yang menuntut ilmu di sekolah yang berlokasi di Manonjaya. Jembatan menjadi pilihan lantaran rutenya lebih dekat.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X