Selasa, 2 Juni 2020

Penumpang Bayar Calo Rp 75 Ribu untuk Dapatkan Tiket Rp 1.000,00

- 12 Juni 2019, 07:52 WIB
ANTREAN panjang penumpang Kereta Api di Stasiun Banjar, Selasa 11 Juni 2019.*/DEDE IWAN/KABAR PRIANGAN

BANJAR,(PR).-  Lalu lintas kendaraan arus mudik dan balik Lebaran 1440 H/2019 M diwarnai kemacetan. Melihat kenyataan itu, penumpang angkutan umum berbondong-bondong beralih naik Kereta Api (KA). 

Pilihan utama penumpang tujuan Bandung, naik KA Pangandaran relasi Bandung - Banjar PP yang memberlakukan promo Rp 1.000,00 sampai sekarang ini. 

Tergiur tiket murah dan adanya kepastian naik KA tak mengenal macet, ratusan penumpang diharuskan rela antre panjang di Stasiun Banjar berjam-jam.

Akibat teriknya panas matahari, tak sedikit di antara calon penumpang harus menggunakan payung. Bahkan, ada yang rela menunggu, sampai  memperoleh tiket KA mencapai 13 jam.

"Saya antre, ada di stasiun Banjar sudah sekitar 13 jam. Baru mendapatkan tiket sekitar pukul 14.00 WIB. Ini semua berlatar tanggung datang ke stasiun," ujar seorang penumpang KA Pangandaran, Yani diamini Ahmad, Selasa 11 Juni 2019.

Selain keluhan antrean, ada lagi penumpang KA Pangandaran yang mengaku harus mengeluarkan uang Rp 75.000 kepada calo. "Untuk memperoleh tiket Rp 1.000,00 bayar Rp 75.000,00 kepada calo," ujar Panji. 

Menurut Ahmad, Yani dan Panji, menunggu dan antrean itu sangat menjenuhkan. Lebih lanjut mereka berharap pelayanan PT KAI ditingkatkan, lebih humanis dan jangan membuat jenuh saat antrean. Misal, dihadirkan hiburan apalah atau sejenisnya.

"Kami berharap praktik percaloan tiket KA dihilangkan. Pelakunya ditindak. Tim Saber Pungli dan Pengawas Internal PT KAI diharapkan bergerak cepat, merespon aspirasi yang berkembang sekarang ini," ujar Ahmad dan Panji. 

Perketat keamanan

Menyikapi keluhan para penumpang KA, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Noxy Citrea, memberikan responS positif.

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X