Kamis, 12 Desember 2019

Jalur Perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah sudah Disiapkan untuk Atasi Kerawanan pada Arus Mudik Lebaran 2019

- 30 Mei 2019, 20:40 WIB
WAKIL Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Brigjen Pol Ackhmad Wiyagus, memberi pengarahan kepada Kapolres Kota Banjar, Ajun Komisaris Besar Polisi Yulian Perdana, ketika melakukan kunjungan dan pemantuan Pos Pengamanan Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2019 di wilayah Cipadung, Kota Banjar, Kamis, 30 Mei 2019.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR

BANJAR, (PR).- Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jawa Barat, Brigjen Pol. Ackhmad Wiyagus, mengecek pos pengamanan di jalur lintas selatan hingga wilayah perbatasan antara Provinsi Jawa Barat dengan Prov. Jawa Tengah, Kamis, 30 Mei 2019. Setiap mendatangi pos-pos itu, ia memberikan masukkan serta arahan terhadap personel yang ada di tempat tersebut.

Di Pos Pengamanan Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2019 wilayah Cipadung, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Wakapolda disambut Kapolres Kota Banjar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yulian Perdana, dan Wakapolres, Kompol Ade Najmullooh. Wakapolda pun memeriksa kesiapan personel, termasuk fasilitas pendukung untuk pengamanan jalur mudik serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kehadiran beliau dalam rangka melakukan pengecekan serta kesiapan pos pengamanan serta personel. Selain itu, juga kesiapan perangkat pendukung pengamanan jalur utama mudik dan balik lebaran 2019,” tutur Yulian Perdana.

Yulian mengatakan, pengamanan Operasi Ketupat Lodaya menerjunkan 600 personel gabungan, termasuk unsur TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan lainnya. Untuk mengatasi kerawanan macet, rawan kecelakaan, serta rawan kriminalitas, kepolisian sudah membangun pos terpadu, pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos penjagaan dan pengaturan.

"Untuk mengantisipasi semuanya, pasukan kami siap siagakan di pos-pos yang sudah disediakan, baik di jalur utama lintas selatan hingga wilayah perbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah, juga lokasi lain yang strategis,” tuturnya.

Ia pun mengatakan, kepolisian juga sudah  menyiapkan jalur alternatif. Jalur itu disiapkan untuk pengalihan arus apabila terjadi kemacetan parah maupun kejadian lain yang mengakibatkan kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif.  

“Apabila terjadi kemacetan menuju wilayah provinsi Jawa Tengah, akibat tanah longsor atau kepadatan yang sangat parah, maka arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif Langensari langsung menuju Ciopat, Kabupaten Cilacap,” katanya.

Sedangkan, apabila di pusat kota terjadi kemacetan parah, arus kendaraan akan dialihkan lewat jalur alternatif via Kecamatan Cimaragas. Selain itu, Yulian juga mengatakan bahwa untuk membantu pemudik yang kendaraannya rusak atau macet, Polres Kota Banjar juga memersiapkan tim penolong.


Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

X