Jumat, 13 Desember 2019

Pemkab Ciajur Mengupayakan Jalur Alternatif untuk Mengurai Kemacetan Arus Mudik 2019

- 15 Mei 2019, 21:15 WIB
KAPOLRES Cianjur beserta jajaran terkait melakukan pengecekan jalur di kawasan Ciranjang, Cianjur, Rabu, 15 Mei 2019. Wilayah Ciranjang akan menjadi titik rawan kemacetan bagi pengendara yang hendak menuju Jakarta ataupun Bandung, sehingga pihak terkait terus berupaya mempersiapkan antisipasi untuk mencegah penumpukan kendaraan.*/SHOFIRA HANAN/PR

CIANJUR, (PR).- Pemerintah Kabupaten Cianjur mempersiapkan upaya antisipasi terhadap dampak diberlakukannya one way di sejumlah ruas tol pada Lebaran mendatang. Sistem tersebut diperkirakan akan berdampak di wilayah Cianjur yang menjadi perlintasan pengendara dari dan menuju Jakarta.

Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Cianjur, Iqbal Safaruddin, mengatakan, saat ini upaya yang difokuskan adalah keberadaan jalur alternatif. Utamanya adalah jalur yang digunakan dari Bandung menuju Jakarta, dan sebaliknya.

”Diberlakukannya sistem one way itu pasti berdampak ke Cianjur. Soalnya, pemudik yang mau ke Jakarta atau ke Bandung akan otomatis cari jalan alternatif dan pasti lewat Cianjur, yang merupakan jalur selatan,” kata dia di Kantor Dishub Cianjur, Rabu, 15 Mei 2019.

Hal itu diperkirakan akan menimbulkan sejumlah kemacetan, di antaranya di kawasan Ciranjang. Ruas jalan tersebut tidak memiliki jalur alternatif untuk dilintasi dan tingkat keramaian di lokasi tersebut juga cukup tinggi sehingga tergolong rawan kemacetan.

Iqbal melanjutkan, setelah melewati titik tersebut, pengendara nantinya diarahkan untuk melintas ke jalur Sukaluyu untuk mencapai wilayah Cianjur kota menuju Jakarta dengan lebih cepat. Jalur alternatif tersebut hanya diberlakukan untuk kendaraan pribadi karena tidak begitu lebar untuk kendaraan besar.

Selain mengecek jalur alternatif, Pemkab Cianjur juga memperbaiki rambu lalu lintas. Pemkab juga melakukan pengecekan kelengkapan marka jalan seperti penunjuk arah dan penerangan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan pada malam hari.

”Semua pihak berharap rekayasa lalu lintas yang dilakukan itu jadi jalan terbaik. Terkait semua dampaknya, kami terus mengupayakan agar tidak terjadi kemacetan atau penumpukan kendaraan di Cianjur,” ujar dia.

Menurut informasi yang dihimpun, akan ada 12 pospam di jalur mudik dan satu pos terpadu di Bundaran lampu Gentur. Selain itu, ada enam pos pelayanan untuk melayani wisatawan yang ingin berwisata di kawasan Cianjur.


Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

X