Jumat, 5 Juni 2020

Penyelesaian Pembangunan Dua Jalan Layang di Kota Bekasi Tunggu Hibah dari DKI Jakarta

- 7 Mei 2019, 21:01 WIB
KONDISI jalan layang Rawapanjang Kota Bekasi.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

BEKASI, (PR).- Pemerintah Kota Bekasi menantikan pencairan dana hibah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pembiayaan kelanjutan pembangunan dua jalan layang. Keduanya ditargetkan bisa rampung tahun ini.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Arief Maulana, mengatakan, kebutuhan dana untuk pembiayaan dua jalan layang tersebut mencapai Rp403 miliar. Rinciannya ialah Rp286 miliar untuk pembiayaan kelanjutan pembangunan jalan layang Cipendawa dan Rp117 miliar untuk penyelesaian jalan layang Rawapanjang.

"Selain untuk kedua jalan layang tersebut, dana dari Pemprov DKI juga akan dipergunakan untuk pembuatan crossing di bawah tol Buaran yang butuh biaya Rp15 miliar, serta untuk penerangan jalan umum sebesar Rp5 miliar. Total hibah dari Pemprov DKI yang kami nantikan pencairannya tahun ini mencapai Rp423 miliar," kata Arief, Selasa, 7 Mei 2019.

Kebutuhan dana untuk penyelesaian jalan layang Cipendawa lebih besar karena kontruksi itu cukup panjang. Jalan layang tersebut diperkirakan mencapai 700 meter, sedangkan girder box baru terpasang 150 meter.

Adapun jalan layang Rawapanjang, kebutuhan konstruksi jalan hanya sekitar 350 meter yang akan menghubungkan Jalan Ahmad Yani dengan Jalan Siliwangi. Sejauh ini, balok gelagar yang terpasang sekitar 100 meter berada di Jalan Ahmad Yani. 

Keberadaan jalan layang diharapkan mampu membagi beban ruas jalan reguler

Arief menambahkan, meskipun dana untuk pembiayaannya belum masuk di kas daerah, tapi Pemkot Bekasi telah menentukan pemenang lelang yang akan mengerjakan penyelesaian kedua proyek jalan layang tersebut. Pengadaan lelang telah dibuka sejak awal tahun.

"Ini menunjukan keseriusan kami menyelesaikan proyek ini, sebab kehadirannya dinantikan warga Kota Bekasi," katanya. Penyelesaian kedua jalan layang tersebut diperkirakan berlangsung tujuh bulan.

Kehadiran jalan layang Rawapanjang juga Cipendawa diharapkan bisa membagi beban Jalan Ahmad Yani dan Jalan Siliwangi. Selama ini, kedua jalan itu menjadi jalur utama lalu lintas truk sampah DKI Jakarta yang akan menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang.***

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X