Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Minta Maaf, Uang Suap Rp 400 Juta Diberikan dalam Dua Tahap

- 27 April 2019, 16:45 WIB
WALI Kota Tasikmalaya Budi Budiman saat meresmikan dan membuka Transmart Tasikmalaya, Jalan Ir. H Juanda, Jumat 26 April 2019.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

TASIKMALAYA, (PR).- Wali Kota Budi Budiman meminta maaf kepada masyarakat Kota ­Tasikmalaya atas perkara hukum dugaan gratifikasi yang menjeratnya.

Ia juga telah ­menunjuk kuasa hukum untuk mendampingi dalam kasus yang ditangani Komisi ­Pemberantasan Korupsi. Di Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi ­menjelaskan dugaan bahwa Budi telah memberikan uang suap Rp 400 juta terkait dengan ­pengurusan dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2018.

Budi Budiman menyampaikan permohonan maaf itu pada akhir kata sambutan dalam peres­mi­an dan pembukaan Transmart Tasikma­laya di Jalan Ir. H Juanda, Jumat 26 April 2019 sore.

”Mohon maaf, kami sedang mengha­dapi permasalahan. Mohon doa semuanya, mudah-mudahan diberi kekuatan, ketenang­an, kemudahan,” katanya.

Budi Budiman juga mengungkit-ungkit sejumlah keberhasilannya memimpin Kota Tasikmalaya selama 6,6 tahun, seperti pengaspalan jalan/­hotmix, pembukaan bandara, rumah sakit, pen­dirian universitas negeri, serta pemba­ngunan ruas Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin). ”Saya sebagai manusia tidak lepas dari kekurangan,” ­tuturnya.

loading...

Selepas memberikan sambutan, Budi Budiman sempat berkeliling melihat-lihat pusat perbelanjaan tersebut dan mencoba wahana bermain gokart. Namun, ia irit bicara saat diberondong pertanyaan oleh para pewarta yang telah menunggu.

Budi Budiman menyatakan bahwa ia su­dah menunjuk pengacara Bambang Lesmana untuk mendampinginya. Bambang adalah pen­g­acara Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir yang terje­rat kasus penyelewengan dana hibah 2017.

”Yang jelas, kami ikuti proses hu­kum saja,” ucapnya. Mengenai maksudnya meminta maaf, Budi Budimankembali menjawab singkat. ”Ya, nama­nya pim­pinan kan tidak selalu sempurna.”

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X