Minggu, 8 Desember 2019

Tangan Para Aparatur Sipil Negara di Ciamis Dingin, Tidak Perlu Takut

- 24 April 2019, 13:04 WIB
BUPATI Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakil Bupati Yana D Putra (tengah) menerima buku Ciamis dari mantan Bupati Ciamis Iing Syam Arifin, saat serah terima jabatan di Gedung Islamic Center Ciamis, Selasa, 23 April 2019. Ikut menyaksikan penadatanganan Staf Ahli Gunernur Jabar Bidang Pemerintahan Agus Hanafi.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR

BERTANGAN dingin dalam arti sebenarnya, bukan dalam arti kiasan. Tentu saja, itu dirasakan dengan bersentuhan langsung ketika bersalaman. Maknanya pun bisa beragam tergantung ruang dan waktu.

Tangan-tangan dingin itu dirasakan Bupati Ciamis periode 2019-2024, Herdiat Sunarya, yang baru saja dilantik sejak dinyatakan memeroleh suara terbanyak dalam pemilihan kepala daerah serentak 2018. Ia merasakan tangan dingin sejumlah aparatur sipil negara (ASN) ketika bersalaman usai serah terima jabatan dengan Bupati Ciamis sebelumnya, Iing Syam Arifin, di Gedung Islamic Center Ciamis, Selasa, 23 April 2019.

Pada serah terima jabatan itu, Herdiat yang didampingi Wakil Bupati Yana D Putra menerima pengalihan jabatan dari Iing dengan dihadiri Staf Ahli Gubernur Jabar Bidang Pemerintahan, Agus Hanafi. Mantan Wakil Bupati Oih Burhanudin berhalangan hadir.

“Ketika berkeliling hari pertama setelah dilantik, ketika salaman saya merasakan telapak tangan sejumlan ASN termasuk perangkat desa, terasa dingin. Saya juga tidak tahu mengapa tangan mereka menjadi dingin. Tidak perlu takut, karena kami bertindak profesional,” tutur Herdiat.

Menanggapi tangan-tangan yang dingin itu, Herdiat menyatakan, ia akan bekerja dan bertindak secara profesional. Para ASN pun tidak perlu merasa takut meski sebelumnya terjadi gesekan di lapangan ataupun benturan sosial akibat beda pilihan politik. Sekarang ini, kata Herdiat, hal tersebut sudah berakhir. 

Kepada ASN dan kepala desa yang hadir, Herdiat juga menyampaikan permohonan maaf apabila beberapa waktu lalu saat menjelang pilkada terjadi gesekan. Sekarang, hal tersebut sudah harus dikubur dan dilupakan.

“Saatnya untuk kembali bersama, bersatu padu untuk membangun tatar galuh Ciamis menjadi lebih baik lagi. Kami menyadari salah satu motor pemerintahan adalah ASN, sehingga ASN tidak boleh lemah,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herdiat yang mantan Sekda Ciamis, menyampaikan terima kasih kepada Iing Syam Arifin yang telah mengabdi untuk tatar galuh selama 36 tahun. Di bawah kepemimpinannya, lanjut Herdiat, Ciamis juga menorehkan banyak prestasi.


Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

X