Rumah Ambruk Dimakan Rayap, Nenek Sebatang Kara di Tasikmalaya Menanti Bantuan

- 23 April 2019, 17:29 WIB
IHAH Solihah (70) memandangi rumahnya yang ambruk di Kampung Gunung Guntur, Desa Padasuka, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa 23 April 2019.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

KONDISI Ihah Solihah (70), nenek sebatang kara asal ‎ Kampung Gunung Guntur, RT 22, RW 6, Desa Padasuka, Kecamatan Sukarame,  Kabupaten Tasikmalaya sungguh mengenaskan. Ihah hidup menumpang di rumah tetangganya  karena rumahnya ambruk, Minggu 21 April 2019. Hingga kini, bantuan baik dari pemerintah maupun pihak lain belum diterimanya.

Ihah menuturkan, kondisi rumahnya yang dibangun sekira 10 tahun lalu tersebut memang sudah tak laik.

Rumah berdinding bilik tersebut doyong karena kayu-kayu penyangganya telah rapuh. Keadaan tersebut membuat tetangganya prihatin. Apalagi, ia hidup sendirian tanpa keluarga.

"Pada nyaram (tetangga melarang tinggal di rumah)," ujar Ihah saat ditemui di Kampung Gunung Guntur, Selasa 23 April 2019. Ia akhirnya hanya menempati rumah tersebut saat siang hari. Malamnya, Ihah menumpang tidur di rumah tetangganya.

loading...

Kekhawatiran warga akhirnya terbukti saat rumahnya ambruk tiga hari lalu. Ihah tak langsung mengetahui kejadian tersebut.

Para tetangganya yang mengetahui kondisi kesehatan sang nenek yang mengidap epilepsi memilih tak segera memberitahu dia.

Hal itu dilakukan guna memberikan kesempatannya beristirahat lantaran kejadian berlangsung dini hari. Saat bangun salat subuh, barulah Ihah mendapat pemberitahuan bahwa rumahnya ambruk.

Ia mengatakan, keadaan rumahnya yang berukuran 3X7 meter tersebut sudah tak bisa didiami. "Ku rinyuh janten doyong ka wetan (kayu penyangga rumah dimakan rayap sehingga miring ke arah timur)," ucapnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X