Senin, 9 Desember 2019

Cellica Siapkan Santuan Untuk Keluarga KPPS yang Meninggal Dunia

- 23 April 2019, 14:46 WIB
BUPATI Karawang Cellica Nurrachadiana saat melakukan sosialisasi keberadaan TKA dan program pemerintah Kabupaten Karawang di Hotel Resinda, Karawang Barat. Kamis 28 Maret 2019.*/ DODO RIHANTO/ PIKIRAN RAKYAT

KARAWANG (PR).- Bupati Karawang Cellica Nurachadiana berjanji akan memberi santunan kepada keluarga dua petugas KPPS (Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara) di Karawang yang gugur saat menjalankan tugas. Dana santunan murni dari uang pribadi Cellica, artinya bukan dari APBD Karawang.

Namun demikian Cellica belum menyebut nominal santunan itu. Yang pasti santunan tersebut diberikan sebagai rasa kadeudeuh Cellica terhadap dua "Pahlawan Pemilu" asal daerah lumbung padi.

"Saya atas nama masyarakat dab Pemerintah Kabupaten Karawang menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami dua anggota KPPS asal Karawang. Sudah layak mereka mendapat penghargaan," kata Cellica, saat dihubungi Selasa, 23 April 2019.

Menurutnya, pemerintah memang menyiapkan daba hibah untuk penyelenggaraan pemilu. Tetapi tidak menganggarkan untuk santunan petugas KPPS yang gugur dalam tugas. "Ini sponaltanitas dari pribadi saya. Kalau harus dianggarkan, prosesnya lama, sedangkan keluarga korban mungkin sedang membutuhkan," katanya.

Dijelaskan juga, penyelenggaraan Pemilu 2019 memang lebih berat karena Pilpres dan Pileg dilaksanakan secara serentak. Akibatnya, petugas KPPS harus kerja keras untuk menyelesaikan tugas mulai dari pencoblosan hingga perhitungan suara. Mereka, lanjut Cellica, tidak memperhatikan kondisi kesehatannya sendiri, sehingga banyak yang drop seusai Pemilu dilangsungkan.

Disebutkan juga, di Kabupaten Karawang ada dua orang anggota KPPS meninggal dunia yaitu Yaya, anggota KPPS Desa Cilewo dan Agus Mulyadi, anggota KPPS Karawang Kulon. Yaya meninggal dunia setelah selesai mengantarkan kotak suara ke ke kantor desa, sedangkan Agus meninggal di rumah setelah sempat mengeluh sakit usai perhitungan suara.   

Dihubungi terpisah, pihak Komisi Pemilihan Umum Karawang menyatakan sudah menyerahkan data ke KPU RI terkait dua anggota KPPS yang gugur itu. "Menurut informasi yang kami terima, KPU Pusat akan melakukan verifikasi data petugas KPPS yang dilaporkan tewas dari seluruh Indonesia," ujar Komisioner Divisi Sosialisasi KPU Karawang, Ikmal Maulana.

Kendati belum bisa dipastikan, Ikmal yakin pihak KPU RI dengan meminta bantuan pemerintah bakal memberikan santunan kepada keluarga korban. "Jika memang ada santunan, kami belum tahu teknis penyalurannya, apakah melalui kami atau dilakukan KPU Jawa Barat," katanya.

Dijelaskan juga, saat surat suara mulai masuk ke kecamatan, pihaknya mulai menerima keluhan banyaknya petugas PPK yang sakit. Oleh sebab itu, hingga 22 April 2019 baru tiga PPK yang telah menyelesaikan pleno penghitungan suara  tingkat kecamatan, yakni Kecamatan Karawang Barat, Telukjambe Timur, dan Tirtajaya.***



Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X