Minggu, 8 Desember 2019

Pemilu 2019 di Kantung Mahasiswa Rantau Jatinangor, Pemilih Disebar Hingga Jauh

- 17 April 2019, 18:57 WIB
ANGGOTA Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara membuka gembok yang masih disegel usai proses pemungutan suara selesai dilaksanakan di Dusun Citeureup, Desa Cilayung, Kecamatan Jatinangor, Sumedang, Rabu 17 April 2019.*/ABDUL MUHAEMIN/PR

PEMILU 2019 tentu tidak mau dilewatkan begitu saja oleh masyarakat, salah satunya oleh banyak mahasiswa pendatang di Jatinangor. Tinggal sementara dan jauh dari kampung halaman tidak mambuat antusiasme ribuan mahasiswa di Jatinangor yang rata-rata merupakan pendatang untuk tetap menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.

Kecamatan Jatinangor merupakan kawasan pendidikan dengan berdirinya beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta sepeti Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Bandung, Institut Pendidikan Dalam Negeri, dan Institut Koperasi Indonesia.

Dengan adanya beberapa perguruan tinggi tersebut, berbanding lurus dengan banyak mahasiswa yang berasal dari luar Jatinangor, bahkan dari luar provinsi.

Akan tetapi, partisipasi serta antusiasme mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan dalam Pemilu 2019 diakui Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Jatinangor Endang Tirtana tetaplah tinggi.

Hal itu terbukti dengan banyaknya permintaan formulir A5 yang merupakan syarat bagi warga dari luar wilayah TPS (Tempat Pemungutan Suara) agar bisa tetap menggunakan hak pilihnya di TPS terdekat.

"Partisipasi (mahasiswa) cukup bagus dengan banyaknya A5 yang menggunakan surat suara di tiap TPS," ujar Endang di Jatinangor, Rabu 17 April 2019.

Endang menuturkan bahwa para mahasiswa tersebut disebar secara merata di 12 desa yang ada di Kecamatan Jatinangor.

Banyaknya mahasiswa yang masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) membuat KPU Sumedang membuat regulasi agar mahasiswa tersebut tidak mencoblos di wilayah Jatinangor saja.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X