Sabtu, 29 Februari 2020

Bukan Tinta, Pemilih di Empat TPS di Cirebon Pakai Kunyit Usai Mencoblos

- 16 April 2019, 21:25 WIB
Pemilu 2019/ANTARA

CIREBON, (PR).- Empat TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Kampung Benda Kerep, RW 11, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon menggunakan cairan kunyit sebagai pengganti tinta penanda usai mencoblos saat pemungutan suara Pemilu 2019.

Penggunaan cairan kunyit yang berwarna kuning di kampung tersebut sudah menjadi tradisi sejak warga menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2009 lalu.

Sebelumnya, warga selalu menolak berpartisipasi dalam setiap penyelenggaraan pemilu. Penggunaan sari kunyit di empat TPS tersebut merupakan bagian dari kompromi agar warga di kampung tersebut bersedia berpartisipasi dalam pemungutan suara.

Komisi Pemilihan Umum Kota Cirebon menyiapkan cairan kunyit sebagai bagian dari logistik pemilu khusus di empat TPS tersebut.

Menurut Ketua PPK Kecamatan Harjamukti, Naimen Adi Suryo, di RW 11 Kelurahan Argasunya, terdapat 4 TPS yaitu TPS 57, 58, 59, da 60. Keempat TPS tersebut termasuk unik karena menggunakan cairan kunyit sebagai penanda usai melakukan pencoblosan.

"Kalau tempat lain menggunakan tinta, di sini menggunakan kunyit," ujar Naimen seusai pemantauan kesiapan logistik Pemilu 2019 di Kampung Benda, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon bersama Forkopimda Selasa 16 April 2019.

Menurut dia, penggunaan cairan kunyit sesuai dengan permintaan sejumlah kiai di pesantren di kampung tersebut yang tidak ingin ibadah mereka terganggu usai pencoblosan akibat penggunaan tinta.

"Warga khawatir penggunaan tinta bisa menutupi pori-pori kulit yang menjadi penghalang sahnya wudu," katanya.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X