Jumat, 13 Desember 2019

Disdukcapil Kota Bogor Tetap Berikan Pelayanan Selama Pemilu

- 16 April 2019, 14:36 WIB
ILUSTRASI pelayanan kepada masyarakat tetap buka di hari libur.*/DOK. KABAR BANTEN

BOGOR,(PR).-  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bogor tetap membuka layanan selama pelaksanaan Pemilihan Umum 2019, Rabu, 17 April 2019.  Pelayanan yang difokuskan di enam kecamatan dan Kantor Disdukcapil Kota Bogor tersebut lebih fokus menunjang pelaksanaan Pemilu semisal perlu mencetak surat keterangan atau konfirmasi data.

Sekretaris Disdukcapil Kota Bogor Asep Zaenal menjelaskan, perekaman KTP elektronik terus dilakukan meskipun Pilpres berlangsung. Masyarakat dapat datang langsung ke enam kecamatan yang ada di Kota Bogor sejak pukul 08.00 hingga pukul 15.00. Syaratnya, cukup membawa salinan kartu keluarga, atau membawa KTP lama bagi yang akan mengubah data,  membawa surat keterangan hilang dari kepolisian bagi yang hilang, serta membawa KTP saja jika rusak.

“Sejauh ini, Kota Bogor sudah tidak mengeluarkan suket karena kebutuhan pencetakan KTP dapat dipenuhi seluruhnya. Namun, kalau ada yang melakukan perekaman dan membutuhkan suket bisa segera kami layani,” ujar Asep Zaenal ketika ditemui Selasa, 16 April 2019.

Asep Zaenal mengakui, dari 756.223 wajib KTP,  ada sekitar 6.098 warga yang belum melakukan perekaman KTP-elektronik.Mayoritas penduduk yang belum melakukan perekaman diketahui tidak berada di Kota Bogor. Menurut Asep, Disdukcapil Kota Bogor terus berupaya menyelesaikan target perekaman KTP elektronik untuk menjamin hak pemilih.

KPU Kota Bogor sendiri telah menetapkan daftar pemilih tetap sebanyak 716.473  pemilih. Angka tersebut lebih kecil ketimbang warga yang sudah melakukan perekaman E-KTP sebanyak 750.125.

“Kalau tentang DPT kami tidak tahu, data perekaman e-KTP yang kami miliki sesuai tugas dan fungsi kami saja,” ucap Asep.

Pelaksana Harian Wali Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, Pemerintah Kota Bogor meminta kepada camat dan lurah untuk memastikan warganya bisa menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu serentak 2019. Salah satu upaya yang dilakukan membuka layanan di Disdukcapil Kota Bogor dan menyediakan sarana dan prasarana  bagi pelaksanaan pemungutan suara di setiap kelurahan.

“Disdukcapil memang kami minta tetap memberikan layanan, jadi ketika ada kasus terkait data bisa segera dieksekusi untuk dicarikan solusi.  Saya juga minta kepada camat dan lurah untuk memastikan seluruh logistik bisa sesuai jadwal sampai ke TPS,” kata Ade Sarip Hidayat.

Tak hanya menjamin hak pilih warga Kota Bogor, Ade meminta kepada seluruh aparatur sipil negara untuk terus menyosialisasikan tahapan pencoblosan pada Pemilu 2019.  Ade berharap tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legisatif di Kota Bogor dapat meningkat minimal 80 persen.


Halaman:

Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X