Hampir Setiap Hujan, Jalan KHZ Mustofa Kota Tasikmalaya Jadi Sungai

- 11 April 2019, 21:18 WIB
ANAK-ANAK berenang saat banjir menggenangi Jalan Kyai Haji Zaenal Mustofa, Kota Tasikmalaya, Kamis 11 April 2019. Hampir setiap hujan turun, ruas jalan tersebut berubah menjadi sungai.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

TASIKMALAYA, (PR).- Hujan yang mengguyur Kota Tasikmalaya membuat ruas Jalan Kyai Haji Zaenal Mustofa tergenang banjir. Warga lantas mempertanyakan kinerja Pemerintah Kota Tasikmalaya yang tak kunjung mampu menyelesaikan persoalan banjir rutin tersebut.

Genangan air terlihat di wilayah Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kamis 11 April 2019. Titik banjir berada di dekat deretan pertokoan dan Mal Asia Plaza. Hujan memang mengguyur kawasan tersebut pada sore hari.

Sejumlah kendaraan tetap menembus genangan air yang ketinggianya mencapai trotoar jalan. Sementara itu, beberapa bocah justru bersuka cita dengan bermain-main di area banjir. Mereka berenang-renang serta saling mencipratkan air kepada teman-temannya. Banjir di Jalan KHZ Mustofa menjadi permasalah akut yang terus terjadi nyaris setiap hujan turun.

Dede Rahmat (52), penjual mi bakso di tepi jalan tersebut tak habis pikir dengan kondisi itu. Apalagi, drainase atau gorong-gorong jalan terbilang baru diperbaiki. "Baru diperbaiki (tetapi) malah makin banjir," ucap Dede, Kamis sore.

loading...

Menurut dia, gorong-gorong di dekat tempatnya berjualan baru diperbaiki sekira setahun lalu. Sementara gorong-gorong di sebelahnya baru sekira 6-7 bulan diperbaiki.

Ia menilai, penyebab banjir adalah karena drainase tak sanggup menampung air hujan. Selain itu, saluran air di Jalan KHZ Mustofa dari Jalan SL Tobing malah dibelokkan ke selokan kecil di Kelurahan Kahuripan. Saluran air itu berbelok dan melintang di badan Jalan KHZ Mustofa. Air hujan yang tak tertampung di drainase lalu meluap ke badan jalan.

Bila hujan sangat deras, ketinggian banjir bisa mencapai lebih dari setengah meter atau menyentuh area pertokoan yang letaknya lebih tinggi dari trotoar dan jalan. Dampaknya, banjir diirasakan betul para pedagang dan pemilik toko.

Banjir juga mengancam keselamatan pengemudi. Genangan air berpotensi menggerus aspal dan menciptakan lubang jalan. Jika tertutup air, lubang-lubang tersebut tak terlihat dan bisa terlindas sepeda motor yang berakibat kecelakaan.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X