Sabtu, 6 Juni 2020

Banjir, Pemilu di Indramayu Terancam Ditunda

- 10 April 2019, 21:27 WIB
POLISI mengevakuasi anak korban banjir di Desa Plumbon, Kabupaten Indramayu, Selasa 9 April 2019.*/ GELAR GANDARASA/ PR

INDRAMAYU, (PR).- Pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Indramayu terancam tertunda karena bencana banjir yang melanda. Keputusan terkait jalannya Pemilu akan diputuskan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dalam beberapa hari ke depan.

Ketua KPUD Indramayu, Ahmad Fathoni mengatakan bahwa di tengah kian dekatnya penyelenggaraan Pemilu, sejumlah wilayah masih tergenang banjir. KPUD, kata dia, menaruh perhatian lebih terhadap permasalahan ini.

Dia menjelaskan, dua hari lagi KPUD akan menyebarkan form c6 atau undangan mencoblos kepada masyarakat. Tentunya banjir yang menggenang Indramayu akan menghambat petugas untuk menyebarkan undangan. Belum lagi pastinya sejumlah TPS yang terendam tidak bisa beroperasi. "H-5 pencoblosan kami sudah menyebar c6. Berarti kami cuma punya waktu lima hari," katanya, Rabu 10 April 2019.

Namun keputusan jadi tidaknya pencoblosan akan ditentukan dalam rapat pleno nanti. Jika air masih menggenang dalam dua hari ke depan maka KPUD akan mengambil keputusan untuk menunda Pemilu.

Penundaan Pemilu bukan hanya dilakukan di wilayah bencana. Penundaan akan dilakukan serentak di Kabupaten Indramayu. "Tak mungkin jika Pemilu dilaksanakan sebagian. Sementara yang lain dilaksanakan," ujarnya.

Dia khawatir, dampak bencana akan berkelanjutan sehingga mempengaruhi proses Pemilu. Kendati demikian, KPUD sudah siap menggelar pemilu pada 17 April nanti. Segala persiapan telah dilakukan sejak jauh hari. Petugas mulai dari tingkatan bawah dan atas sudah siaga menghadapi Pemilu.

Kalaupun nanti akhirnya diundur, KPUD akan memanfaatkan waktu untuk mengisi kekurangan yang ada. "Harapannya Pemilu tetap berjalan sesuai rencana," ungkap dia.

Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki mengatakan, sejauh ini ada 30-40 TPS yang tergenang oleh air. Namun, waktu pemungutan suara masih satu minggu lagi. Ia berharap, dalam beberapa hari ke depan air bisa benar-benar surut. "Saya sudah perintahkan Kapolsek untuk mencari lokasi lain jika pada hari H terjadi banjir lagi," katanya.***

Editor: Gugum Rachmat Gumilar


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X