Kamis, 23 Januari 2020

Menjelang Kemarau, Apa Saja yang Perlu Diketahui di Zona Musim 90?

- 6 April 2019, 09:21 WIB
SEJUMLAH petani tengah menyiangi tanaman padi di salah satu area sawah di kawasan Cisoka Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka. Petani harus waspada menjelang musim kemarau, walau masih ada hujan.*/AGUS IBNUDIN/PR

Dalam kaitan ini, untuk zona musim 81 dan 91 tersebut, prakiraan awal musim kemarau diperkirakan berlangsung mulai Mei dasarian I-Mei dasarian III.

Halnya untuk Kabupaten Kuningan, selain berada pada Zona 90 dan 92, juga ada wilayah yang masuk dalam Zona 91 (wilayah Pasawahan, Mandirancan, Cilimus, Jalaksana, Kramatmulya, dan Cigugur) dan Zona 95 (wilayah Ciawigebang, Kalimanggis, Cidahu, Lebakwangi, Luragung, Cibeureum, Karangkancana, dan Cibingbin).

Pada Zona 91 dan Zona 95, prakiraan awal musim kemarau 2019 diperkirakan berlangsung mulai Mei dasarian I-Mei dasarian III.

Pada Zona 91, perbandingan awal musim kemarau terhadap rata-rata diprakirakan sama, sedangkan pada Zona 95 perbandingan awal musim kemarau terhadap rata-rata diprakirakan mundur satu dasarian.

Menurut catatan BMKG, datangnya musim kemarau berkaitan erat dengan peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi angin Timuran (Monsun Australia).

Peralihan peredaran angin monsun itu diprakirakan dimulai dari wilayah Nusa Tenggara pada Maret 2019, lalu wilayah Bali dan Jawa pada April 2019, kemudian sebagian wilayah Kalimantan dan Sulawesi pada Mei 2019 dan akhirnya Monsun Australia sepenuhnya dominan di wilayah Indonesia pada Juni hingga Agustus 2019.

Secara umum, puncak musim kemarau diprediksi akan terjadi pada Agustus-September 2019.***

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X