Kamis, 9 April 2020

Jalan R3 Tidak Juga Dibuka, Warga Akan Kumpulkan Koin

- 1 April 2019, 18:05 WIB
PENGENDARA motor menerobos jalan ring road regional (R3), Kelurahan Katulampa, Kota Bogor yang ditutup pada Minggu, 31 Maret 2019. Warga Kelurahan Katulampa menuntut Pemkot Bogor kembali membuka jalan tersebut. */WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI

Butuh komunikasi informal

Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman, mengatakan, permasalahan R3 memang permasalahan yang pelik. Pemerintah Kota Bogor perlu melakukan pendekatan yang unik agar pemilik lahan mau berbesar hati membuka kembali jalan tersebut untuk umum, sambil menunggu proses hukum berjalan.

“Pada saat saya jadi pelaksana tugas, R3 sempat ditutup. Saya coba lakukan komunikasi yang sedikit nyentrik,akhirnya bisa dibuka. Pada saat itu, kita bahkan tidak punya anggaran sama sekali,” ucap Usmar.

Pada masa kepemimpinannya bersama Bima Arya, Usmar menyatakan, R3 memang menjadi salah satu permasalahan yang cukup menyita perhatian masyarakat. Di akhir jabatannya sebagai wakil wali kota Bogor, Usmar berpesan kepada Pemkot Bogor untuk terus berupaya melakukan pendekatan informal agar pemilik lahan melunak.

“Tidak semuanya dapat diselesaikan dengan jalan formal,  harus ada sentuhan informal,  biasanya bisa berhasil,” ucap Usmar.

Perwakilan warga  terdampak penutupan R3,  Dadan Suhendar menyatakan,  koin untuk R3 memang sempat  diwacanakan warga  jika konflik antara Pemkot Bogor dan  pemilik lahan tidak memiliki titik temu. Warga berharap  janji Pemkot Bogor untuk membuka jalan R3 sebelum Ramadan dapat terwujud, sehingga warga tak perlu galang dana untuk R3.

“Intinya kami ingin akses warga Katulampa bisa dibuka kembali,  warga sudah cukup sengsara sejak R3 ditutup Desember kemarin.  Kalau memang aksi koin bisa membantu membuka jalan ya kenapa tidak,” ucap Dadan.***

 

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X