Senin, 17 Februari 2020

Kapolda Imbau Warga Jabar Jangan Golput

- 31 Maret 2019, 15:51 WIB
KAPOLDA Jawa Barat, Agung Budi Maryoto meresmikan bangunan Masjid Al-Amin di lingkungan maskas Kepolisian Resor Kuningan, Minggu 31 Maret 2019. Kapolda mengimbau warga Jabar tidak golput.* / NURHANDOKO/ PIKIRAN RAKYAT

KUNINGAN, (PR).- Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Agung Budi Maryoto mengimbau kepada masyarakat hak pilih Jawa Barat jangan golput atau tidak menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan umum tanggal 17 April 2019. Imbauan itu disampaikan Agung Budi Maryoto usai meresmikan bangunan Masjid Al-Amin di lingkungan maskas Kepolisian Resor Kuningan, Minggu 31 Maret 2019.

“Sebagai warga yang taat hukum sebaiknya jangan golput. Hadir ke TPS, karena ini (pemilu) lima tahun sekali. Sayang hak suara (jika tidak disalurkan) untuk memilih pemimpin negara,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda mengingatkan kepada masyarakat di Jawa Barat untuk selalu berusaha menangkal dan tidak menyebarluaskan hoaks atau informasi bohong. Bila memperoleh sebaran informasi dari sumber informasi tidak dikenal sebaiknya cek dulu.

“Dengan sekarang maraknya hoaks, hendaknya umat Muslim bertabayun. Tanya kepada desa, tanya Babinsa, Babin Kamtibmas, atau kepada tokoh masyarakat. Atau sekarang tinggal buka di situs-situs yang media terkenal, kan tak mungkin bohong itu,” katanya.

Mengamankan banyak TPS

Ditanya terkait upaya pengamanan Pemllu 2019, Agung Budi  menyebutkan, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam pemilu 17 April 2019 di wilayah hukum Polda Jabar mencapai sekitar 115.000-an TPS. Ia menyebutkan dengan jumlah TPS sebanyak itu, setiap satu anggota Polri pengaman TPS di wilayah hukum Polda Jabar harus mengemban tugas mengamankan lebih dari lima TPS.

“Dengan adanya penambahan jumlah TPS di wilayah hukum Polda Jabar, maka pola pengamanannya juga Polri akan bertambah. Yang tadinya satu anggota Polri mengamankan 4 sampai 5 TPS sekarang bisa sampai 8 TPS” katanya.

Ia menambahkan, pengamanan TPS berikut rangkaian proses pemilu tidak hanya dilakukan Polri, tetapi juga TNI, linmas dan aparat keamanan lainnya secara terkoordinasi. “Untuk pengamanan pemilu, kita bekerja sama dengan Pemda. Dalam hal ini Linmas supaya koordinasi dengan KPPS supaya kegiatan itu bisa bersinergi. Insya Allah pengamanan TPS, KPPS, PPK, sampai KPU di kabupetan dan kota, juga di Provinsi Jawa Barat aman,” katanya.***

 

 

Halaman:

Editor: ella yuniaperdani

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X