Kamis, 20 Februari 2020

Jabar Akan Alihkan Belanja ke Ciayumajakuning

- 21 Maret 2019, 15:35 WIB
Bandara Kertajati BIJB/ADE BAYU INDRA

MAJALENGKA, (PR).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengalihkan semua kegiatan belanja  ke wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan.  Hal itu sebagai salah satu upaya pengembangan wisata di Ciayumajakuning.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iwan Darmawan, saat menghadiri persiapan Gowes Wisata BIJB Kertajati, di lantai I Bandara Kertajati, Kamis  21 Maret 2019.

“Untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat sekarang sudah mulai melakukanny. Hari ini saja ada dua kegiatan yang dilakukan di wilayah Cirebon, setidaknya ada sekitar Rp 1,5 miliaran lebih uang dibelanjakan di Cirebon,” ungkap Iwan, seperti dilaporkan wartawan Kabar Cirebon, Tati Purnawati.

Iwan mengharapkan kelak  tidak ada lagi kesan bahwa Ciayumajakuning  tidak diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.  

Untuk mendukung program tersebut, sejumlah kawasan wisata juga akan dikembangkan untuk menarik wisatawan domestik serta wisatawan mancanegara. Tentu, dengan pintu gerbang utama pariwisata Jawa Barat melalui Bandara Internasional Jawa barat di Kertajati.

Untuk Kabupaten Majalengka ada tiga titik lokasi wisata yang dikembangkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat,  yakni Alun-alun Kota Majalengka dengan anggaran Rp 15  miliar, objek wisata Gunung Panten di Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka,  serta Panyaweuyan di Kecamatan Argapura yang pengerjaanya dilakukan tahun 2019 ini.

Pembangunan Panyaweuyan lebih ditujukan pada  amenitas seperti areal parkir, keamanan, tempat rehat, akses jalan,  serta fasilitas lainnya.

“Pengembangan wisata juga dilakukan di Kuningan seperti Kebun Raya Kuningan anggaranya telah dialokasikan sebesar Rp 5 miliaran serta Waduk Darma sebesar Rp 30 miliar, Indramayu juga demikian, serta Cirebon penataan alun-alunnya. Bahkan Cirebon akan dijadikan sebagai Kota Budaya,” papar iwan.

 “Jawa Barat menargetkan di tahun 2023 ini ada 3.000.000 wisatawan mancanegara, dan 48.000,000 wisatawan nasional,” ungkap Iwan. Ini diharapkan dapat dicapai lewat penataan seluruh kawasan wisata di Jawa barat dan mendorong Kertajati sebagai pintu masuk wisatawan.***

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X