Jadi ASN dan Caleg, Banyak Pendamping PKH Mundur

- 15 Maret 2019, 06:53 WIB
Keluarga muda.*/DOK. PR

CIAMIS,(PR).- Pengunduran diri tenaga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) juga terjadi Kab. Ciamis. Kebanyakan, pengunduran diri
dilakukan karena yang bersangkutan lolos menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan calon anggota legislatif.

Berkurangnya jumlah tenaga pendamping mengakibatkan pelayanan terhadap penerima manfaat PKH relatif berkurang. Penyebabnya, waktu tunggu pelayanan menjadi lebih lama, karena penerima PKH yang harus dilayani oleh setiap tenaga pendamping bertambah banyak.  

“Yang mengundurkan diri cukup banyak. Tentunya ada dampaknya, paling tidak durasi waktu tunggu pertemuan menjadi lebih lama, karena jumlah yang dilayani juga bertambah,” tutur Koordinator PKH Kabupaten Ciamis Indra Maulana, Kamis, 14 Maret 2019. 

Dia mengungkapkan, sudah mengajukan tambahan sebanyak 23 tanaga pendamping untuk menggantikan tenaga yang mundur. Hanya saja, kebutuhan tersebut tidak dipenuhi. 

Tahun 2019, Kab. Ciamis hanya mendapatkan jatah 15 pendamping PKH baru. Adapun jumlah tenaga pendamping saat ini di Kab. Ciamis sebanyak 159 orang, dan harus melayani 49.089 keluarga penerima manfaat PKH

“Kekurangan tenaga pendamping memaksa setiap pendamping PKH memperbanyak keluarga yang didampingi. Apabila setiap orang sebelumnya hanya menangani sekitar 300 KK, maka saat ini banyak yang menangani hingga 500 KK,” katanya.

Indra menambahkan, keberadaan pendamping PKH masih sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya peserta PKH. Saat ini, banyak peserta
yang tidak mengertai proses pencairan, termasuk pemanfaatan bantuan dari pemerintah.

“Kami selalu memberikan pendampingan, mulai dari penyaluran bantuan Kartu Keluarga Sejahtera, rekening yang masih nol, termasuk memberikan
konsultasi. Bahkan juga memberikan advokasi,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pendamping juga melakukan verifikasi kemandirian keluarga penerima manfaat, mulai dari memfasilatasi  kesehatan dan pendidikan, serta memacu pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan kelompok usaha bersama.

Halaman:

Editor: Endah Asih


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X