Senin, 20 Januari 2020

Bupati Cellica Nurrachadiana Ancam Copot Pejabat Karawang

- 11 Desember 2018, 12:21 WIB

Penilaian, kata Asep Aang, dilakukan berdasarkan sasaran strategis, bukan lagi berdasarkan program kegiatan atau serapan anggaran.

"Sesuai  Perbup Karawang nomor 40 tahun 2018, kepala dinas tidak mencapai target, setelah dievaluasi, maka yang bersangkutan akan terkena sanksi sesuai aturan tersebut,” kata Asep Aang.

Pasrah

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang Teddy Ruspendi Sutisna mengaku pasrah jika Bupati Cellica Nurrachadiana tidak memperpanjang jabatannya yang akan berakhir Januari 2019 nanti. Sebab, hal itu merupakan hak prerogratif bupati.

Menurutnya, bupati tentunya memiliki pertimbangan sendiri apakah akan mengganti atau memperpanjang jabatan Sekda yang saat ini diembannya. Ia pun tidak mungkin meminta jabatannya diperpanjang kepada bupati.

Dijelaskan juga, jabatan dirinya sebagai Sekda akan berakhir Januari 2019. Namun untuk menuju masa pensiun, masih memiliki waktu dua tahun lagi untuk mengabdi sebagai PNS aktif.

"Jika tidak diperpanjang sebagai Sekda, saya siap ditempatkan di mana saja. Staf ahli juga boleh," kata Teddy Ruspendi Sutisna.

Ia mengatakan, yang terpenting bagi dirinya saat ini adalah terus bekerja melayani masyarakat dan mengabdi kepada negara. Dia juga menyatakan tidak mau pusing soal jabatan.

"Jabatan itu amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya. Jadi, jangan dipusingkan apakah akan dipakai lagi atau tidak," ujarnya.***

 

Halaman:

Editor: Dodo Rihanto

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X