Kamis, 23 Januari 2020

Pengusutan Kasus Korupsi Jadi Momentum Kembalikan Citra Tasikmalaya Sebagai Kota yang Religius

- 28 November 2018, 12:01 WIB
PENGENDARA melintasi tengara Tasikmalaya di Taman Kota Tasikmalaya , Selasa 27 November 2018. KPK mendalami dugaan keterlibatan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman dalam dugaan gratifikasi eks Pejabat Kementerian Keuangan Yaya Purnomo.*

Bagi Maulana Janah, kondusifitas Tasikmalaya tidak boleh berlandaskann aspirasi kritis masyarakat yang menghendaki pemerintahannya bersih terbungkam. "Aspirasi publik harus tetap ada (sebagai) check and balance (kekuasaan) ini," ucapnya.

Kondusifitas mesti bertumpu pada pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi. "Justru dengan penegakkan hukum ini malah akan kondusif," ucap Maulana Janah.

Tumpulnya penegakkan hukum berpotensi menimbulkan kekacauan masyarakat yang kehilangan kepercayaan kepada aparat dan pemerintahnya.

Masyarakat yang apatis

Sementara itu, pengamat sosial Tasikmalaya Asep M Tamam menyatakan, masyarakat tengah menunggu kinerja aparat penegakkan hukum dalam mengusut kasus-kasus korupsi di wilayahnya.

Selama ini, kata dia,  sebagian masyarakat Tasikmalaya sudah apatis karena beberapa kasus dugaan korupsi yang ditangani penegak hukum malah menghilang atau tak ada kelanjutannya. Dia mencontohkan kasus pembangunan pusat perbelanjaan Lotte Mart Kota Tasikmalaya pada 2016.

Kasus tersebut lenyap padahal diduga adanya pemberian hadiah kepada DPRD dan tokoh masyarakat terkait pembangunan.

Demikian pula kasus dugaan korupsi perjalan dinas Bupati Tasikmalaya yang saat itu dijabat Uu Ruzhanul Ulum sekira tahun 2012 yang turut tenggelam.

Tak adanya tindak lanjut membuat apatisme merebak di masyarakat. ‎"Akhirnya elemen masyarakat antikorupsi juga menghilang," tuturnya.

Beberapa elemen antikorupsinya yang lain juga menjadi pragmatis karena permasalahan itu.  Kini, tutur Asep M Tamam, masyarakat menantang penegak hukum baik KPK, kepolisian, kejaksaan guna mengusut dan membuktikan praktik korupsi benar terjadi di Tasikmalaya.

Penuntasan kasus hingga menjangkau para pelakunya bakal mengakhiri apatisme masyarakat. Munculnya kabar pengusutan dugaan gratifikasi Wali Kota Tasikmalaya, korupsi Jalan Cisinga, hingga Hibah 2017 membuncahkan kembali harapan masyarakat.

Halaman:

Editor: Bambang Arifianto

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X