Selasa, 2 Juni 2020

Destinasi Baru ala Kampung Belanda Dibanjiri Pengunjung

- 9 September 2018, 10:56 WIB
PASCA diresmikannya pusat kuliner Hooba Beach Foodcurt yang berada di kawasan Grand Pangandaran Bulaklaut pantai barat mulai diserbu pengunjung. Bahkan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan beberapa pejabat lainnya serta anggota DPRD tampak mengunjungi pusat jajan tersebut, Minggu, 9 September 2018.

PANGANDARAN,(PR).- Ratusan pengunjung mulai membanjiri pusat kuliner dalam rangka peresmian Hooba Beach Foodcurt yang berada di kawasan Grand Pangandaran Bulaklaut Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran usai diresmikan, pada Sabtu 8 September 2018 kemarin.

Peresmian pusat kuliner bernuansa bak kampung Belanda sebanyak 15 kios ini diresmikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Undang Sohbarudin. Tampak Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan beberapa anggota DPRD Kab Pangandaran pun berkunjung ke pusat kuliner tempatnya berbagai macam makanan bahkan ada makanan jadul (zaman dahulu) yang bisa dinikmati oleh kalangan anak-anak jaman sekarang.

Dalam kesempatan itu, Undang mengatakan, bahwa pemerintah daerah sangat menyambut gembira dengan keberadaan pusat kuliner Hooba Beach Foodcurt di Kawasan Grand Pangandaran ini, karena menjadi salahsatu daya tarik wisatawan untuk datang ke Pangandaran. Apalagi kata Undang, pusat jajanan bernuansa kampung Belanda ini bisa dijadikan tempat ajang swafoto.

"Dengan menambahnya destinasi baru tentu dengan meningkatnya tingkat kunjungan ke Pangandaran PAD akan meningkat, karena pusat kuliner ini betada di lokasi kawasan obyek wisata pantai Pangandaran," kata Undang, Minggu, 9 September 2018.

Peluang usaha

Sementara Direktur Grand Panganadaran sebagai Pengelola Hooba Beach Foodcurt, Alif Joko Surajianto mengatakan, pusat kuliner Hooba Beach Foodcurt merupakan salah satu fasilitas di Grand Pangandaran yang sedang diusulkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).  "Karena selain fasilitas pusat kukiner ini juga nanti akan di bangun beberapa vila dan fasiltas dan sarana lainnya," ujar Alif. 

Di Hooba Beach Foodcurt kata Alif, menyajikan berbagai makanan dan minuman sundanes, Timur Tengah, Jawanes, Eropa serta miniman lainnya dan beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.  "Kami sediakan bagi para pelaku usaha yang mau mengembangkan usahanya cukup dengan membayar 10 juta pertahun dan 2,5 juta perbulan pelaku usaha bisa berjualan disini," katanya.

Alif juga mengatakan, peluang usaha di pusat kuliner ini bukan melihat untuk saat ini, tetapi untuk kedepannya, karena dengan telah ditetapkannya Grand Pangandaran sebagai daerah KEK tentu usaha kuliner ini akan berkembang. "Tidak hanya bagi warga Pangandaran saja, dari luar daerah pun boleh membuka usaha kulinernya di sini," kata Alif.

Hamami (53) salah satu pelaku usaha di Hooba Beach Foodcurt warga Dusun Wonoharjo 2/10, Desa Wonoharjo Pangandaran menanggapi, bahwa dengan dibukanya pusat kuliner Hooba Beach Foodcurt tentu memberikan peluang usaha bagi warga Pangandaran

Halaman:

Editor: Agus Kusnadi


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X