Jumat, 28 Februari 2020

Gelombang Tinggi Masih Membayangi Pemukiman Warga di Pesisir Sukabumi

- 30 Juli 2018, 05:38 WIB

PALABUHANRATU, (PR).- Empasan gelombang tinggi di sepanjang pesisir Pantai Selatan Palabuhanratu, Minggu 29 Juli 2018, masih terus membayangi aktivitas warga. Gelombang tinggi yang terjadi sepekan terakhir pada tengah malam hingga pagi ini sangat mencemaskan. 

Hampir setiap hari warga yang tengah tidur harus mendengar gemuruh gelombang yang cukup menakutkan.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan seperti gelombang tinggi yang mengancam keselamatan, warga di sekitar Pantai Cisolok dan Palabuhanratu melakukan ronda malam. Mereka mewaspadai gelombang tinggi yang sewaktu-waktu dapat menyapu pemukimannya. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan warga sekitar pantai untuk waspada terhadap gelombang tinggi yang akan terus terjadi hingga Minggu 29 Juli 2018.

Gelombang laut yang diperkirakan mencapai 6 hingga 9 meter itu sangat terasa saat memasuki sore hingga pagi hari. 

"Dalam sepekan terakhir ini, kami harus berjaga-jaga karena dikhawatirkan gelombang laut datang secara tiba-tiba menyapu pemukiman warga. Apalagi BMKG telah mengeluarkan imbauan agar warga waspada kekhawatiran adanya  gelombang tinggi susulan," kata Muswandi, warga Cimaja, Palabuhanratu.

Nelayan nekat melaut

Kendati ada imbauan dari BMKG agar warga waspada terhadap gelombang tinggi susulan, ada sebagian kecil nelayan memilih untuk tetap pergi melaut.

Mereka nekat pergi melaut karena tuntutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tuntutan ini sangat dirasakan karena dalam sepekan terakhir mereka tidak menangkap ikan.

Halaman:

Editor: Ahmad Rayadie

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X