Senin, 24 Februari 2020

Pilkada Serentak 2018, Pasangan Calon Diminta Tidak Saling Klaim Kemenangan

- 1 Juli 2018, 12:06 WIB

CIBINONG, (PR).- Kepala Polisi Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar), Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto, menganggap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018 berjalan lancar. Para kandidat diminta tidak saling mengklaim kemenangannya sebelum ada hasil perhitungan suara dari lembaga resmi.

Agung menyatakan kesiapannya mengamankan proses perhitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum daerah setempat. "Sesuai aturan perundang-undangan, yang diberikan kewenangan untuk menghitung adalah KPU. Kita fokus pada pengamanan dan mengawal proses pesta demokrasi ini," kata Agung, Minggu 1 Juli 2018.

Situasi setelah pemungutan suara hingga proses perhitungan sejauh ini dianggap cukup kondusif. Keyakinannya itu berdasarkan laporan petugas di setiap daerah yang menyatakan tidak ada pemungutan suara ulang di semua daerah Jawa Barat hingga saat ini. Termasuk, pelaksanaan Pilkada di Cirebon yang sempat diwarnai kehilangan sejumlah surat suara. Berdasarkan keputusan KPU setempat, Agung memastikan kejadian tersebut masih dalam batas kewajaran. Sehingga, ia pun memintah seluruh pihak tidak mempermasalahkannya lagi.

Di daerah lainnya, sejumlah pasangan calon saling mengklaim kemenangannya berdasarkan hasil perhitungan cepat (quick count) lembaga independen maupun tim internal peserta. Agung berpesan, pihak-pihak terkait tetap bisa menahan diri untuk menjaga kekondusifan situasi. Tindakan saling klaim terjadi di Pemilihan Bupati Bogor antara pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan dan Jaro Ade-Inggrid Kansil. Keyakinan mereka berdasarkan hasil perhitungan tim internal masing-masing yang mengunggulkan pasangan tersebut dengan selisih tipis.

Menahan diri

"Kita berharap semua Paslon menahan diri untuk tidak saling mengklaim. Kita tunggu seperti apa nanti hasil pleno di KPU Kabupaten Bogor," kata Komisioner Panitia Pengawas Pemilihan Umum setempat Burhanudin. Ia memastikan proses perhitungan suara oleh KPU berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang seharusnya. Untuk memastikannya, Panwaslu juga mendokumentasikan setiap tahap dalam proses perhitungan tersebut. Burhanudin menyatakan proses perhitungan hampir selesai di seluruh kecamatan yang berjumlah 40. Hingga Minggu, ia mengakui masih ada tiga kecamatan yang diakui belum menyelesaikannya.

"Artinya, secara hasil suara baik ditingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) maupun di tingkat Panitia Pemilihan tingkat Kecamatan (PPK) tidak ada masalah," katanya menyimpulkan. Sementara penetapan pemenang Pilkada nantinya juga akan dibahas terlebih dahulu dalam rapat pleno KPU, 4-6 Juli 2018.***


Editor: Hilmi Abdul Halim

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X