Jumat, 5 Juni 2020

Jelang Lebaran Pemkot Sukabumi Siapkan Belasan Liang Lahat

- 10 Juni 2018, 08:15 WIB

SUKABUMI, (PR).- Kurang sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kota (Pemkot) telah menyiapkan 10 hingga 15 lubang kuburan.  Liang lahat yang disiapkan di tiga lokasi Tempat Pemakamn Umum (TPU) berbeda itu,  untuk mengantisipasi warga meninggal dunia saat mudik Lebaran atau warga yang meninggal saat Hari Raya Idulfitri.

Liang lahat yang tersebar di tiga lokasi berbeda itu, masing masing sebanyak lima lubang. Dan untuk mencegah lubang tersebut dipergunakan oknum warga yang tidak bertanggungjawab, telah dilakukan pengamanan. Mereka tidak hanya bersiaga bila terjadi proses pemakaman saat malam, tapi melakukan pengamanan di sekitar lokasi pemakaman.

"Kami telah menyediakan belasan liang lahat bagi masyarakat. Persiapan telah dilakukan sepekan ini. Petugas pemakaman telah melakukan penggalian di tempat pemakaman umum sebagai bentuk persiapan bila sewaktu-waktu dibutuhkan warga," kata kepala Dinas Lingkungan Hidup (Dis LH) Kota  Sukabumi, Adil Budiman .

Adil Budiman mengatakan, setiap Lebaran lubang yang telah disediakan kerap diisi warga yang meninggal. Bahkan beberapa tahun sebelumnya, liang lahat tersebut digunakan untuk pemakaman warga pemudik yang meninggal dunia saat tengah melakukan kunjungaan ke rumah sanak keluarga.

"Ada saja warga maupun pemudik yang meninggal dunia. Bahkan liang lahat disiapkan bagi warga pemudik  yang meninggal akibat sakit dan kejadian terjadi laka lantas," katanya.

Seperti tahun sebelumnya, liang lahat yang disediakan petugas Lingkungan Hidup tidak seluruhnya terpakai. Belasan liang lahat yang disediakan hanya terisi kurang dari lima lubang lahat.

"Tidak semua liang lahat terisi. Tidak menutup kemungkinan warga yang meninggal tidak hanya dimakamkan di lokasi pemakaman milik warga lainnya," katanya.

Selain menyediakan liang lahat, kata Adil Budiman, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah personil pemakaman. Mereka yang tersebar di tiga lokasi pemakaman bersiaga penuh membantu warga bila ada anggota keluarganya yang meninggal.

"Mereka bersiaga penuh hingga 24 jam bila memang dibutuhkan warga untuk proses penggalian hingga penimbunan jenasah. Sehingga warga tidak perlu resah bila sewaktu-waktu waktu memang dibutuhkan," katanya.***

Halaman:

Editor: Ahmad Rayadie


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X