95 Persen Gerombolan Bermotor Pelaku Penganiayaan Ini Positif Mengonsumsi Narkoba

- 1 Mei 2018, 10:41 WIB
Puluhan beradalan bermotor Selasa 1 Mei 2018 tengah digiring petugas di Mapolres Sukabumi Kota. Polisi memastikan dari dua puluh satu orang berandalan bermotor yang diamankan pasca terjadi tindakkekerasan terhadap salah seorang warga, Minggu 29 April 2018 lalu, dua puluh orang telah mengkonsumsi narkoba. Temuan kandungan narkoba menambah deretan panjang anak remaja bermasalah hukum yang harus segera direhabilitasi. (Ahmad Rayadie\PR)

SUKABUMI, (PR).- Kepolisian Resor Sukabumi Kota, Selasa 1 Mei 2018 memastikan 20 dari 21 berandalan bermotor yang diamankan setelah melakukan penganiayaan terhadap salah seorang warga, Minggu 29 April 2018 lalu,  positif mengkonsumsi narkoba.

Kepastian tersebut didapat setelah personil Satuan Narkoba melakukan serangkaian  tes urine. Petugas meminta air seni gerombolan bermotor yang tujuh orang di antaranya merupakan remaja putri itu.

Temuan kandungan narkoba menambah deretan panjang anak remaja bermasalah hukum yang harus segera direhabilitasi.  Polisi tidak hanya berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi menangani para remaja tersebut. Tapi meminta agar kedua orang tua para remaja tersebut untuk segera mengawasi secara ketat.  Langkah tersebut merupakan upaya agar remaja tersebut tidak ketergantungan terhadap narkoba

“Diperkirakan hingga akhir April 2018 ini, sebanyak dua ratus lima belas orang remaja telah direkomendasi polisi untuk menjalani rehabilitasi. Termasuk berandalan bermotor yang baru-baru ini telah diamankan polisi,” kata Kapolres Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro.

Susatyo mengatakan, para remaja tersebut tidak hanya telah mengkonsumsi sabu-sabu, tapi mengkonsumsi obat-obat keras yang dapat meningkatkan keberanian untuk melakukan tindak kekerasan.

Empat tersangka

Para remaja itu tertangkap dalam penyergapan di sejumlah lokasi berbeda setelah menjadikan Muhammad Abijar (20), warga Jalan RA Kosasih Gang H Juaeni, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole sebagai sasaran amukan. Sedangkan korban saat ini masih dirawat di rumah sakit akibat luka-luka yang dialaminya.

Susatyo menambahkan, pihaknya sudah mengamankan empat berandalan yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap Abijar. Namun baru dua yang ditetapkan sebagai tersangka.

Meskipun demikian, kata Susatyo, polisi sudah menetapkan dua tersangka lain yang kini masih menjadi buruan. Kedua tersangka yang sudah diamankan adalah AG (20) dan RS (20) yang kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

Halaman:

Editor: Ahmad Rayadie


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X