Sungai Citanduy Meluap, Puluhan Rumah Terendam dan Warga Mengungsi

- 23 Februari 2018, 14:03 WIB
Sungai Citanduy meluap, akibatnya sebanyak 32 rumah terendam banjir dan warga mengungsi ke dataran tunggi, Jumat 23 Februari 2018.

PARIGI,(PR).- Sungai Citanduy meluap, sebanyak 32 rumah di Dusun Sukasari RT 38/10 dan Dusun Sukajadi RT 29/09 Desa Sukanagara terendam banjir. Akibatnya, puluhan warga terpaksa mengungsi ke daratan paling tinggi. 

Ketua FK Tagana Kabupaten Pangandaran Nana Suryana mengatakan, luapan sungai Citanduy terjadi akibat hujan deras di wilayah hulu sungai Citanduy yakni di Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar. 

"Air mulai naik dini hari, sementara warga mulai mengungsi pagi hari, dibantu anggota Tagana, warga mendirikan tenda di atas tanggu sungai," ungkapnya, Jumat 23 Februari 2018.

Lanjut Nana, warga yang terdampak banjir berjumlah sekitar 80 orang. Menurutnya, sebagian besar warga sudah mengungsi ke tenda pengungsian dan rumah kerabatnya. "Disini memang langganan banjir karena satu RT berada di bantaran sungai Citanduy dan berada di bagian dalam tanggul," ujarnya.

Kata dia, kondisi air berangsur surut, namun demikian warga tetap diimbau waspada karena intensitas hujan masih tinggi di wilayah hulu sungai. "Kami mengimbau agar warga mengungsi terlebih dahulu, apalagi saat malam hari," tuturnya.

Bantu pengungsi

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran, H Dani Hamdani, mengatakan, pihaknya langsung melakukan peninjauan ke lokasi banjir. "Sebenarnya lokasi tersebut sudah harua dikosongkan karena menjadi wilayah rawan bencana, namun warga menolak direlokasi, padahal pemerintah daerah sudah bersedia memfasilitasi lahan dan bangunan," ungkapnya.

Untuk membantu para pengungsi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran untuk menyuplai logistik. "Kita siagakan tiga anggota Tagana di lokasi untuk membantu membuatkan dapur umum lapangan mandiri yang dikelola warga, logistiknya sudah dikirim oleh DPKPB," ungkapnya.

Dirinya berharap masyarakat untuk tidak memaksakan diri tinggal di ruah yang terendam banjir. "Lebih baik mengamankan diri demi keselamatan, karena luapan Citanduy ini akibat air kiriman dari hulu sungai, jadi tidak dapat diprediksi," ungkapnya.***

Editor: Agus Kusnadi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X