Senin, 24 Februari 2020

Budi-Yusuf Lanjutkan Pembangunan Kota Tasikmalaya

- 14 November 2017, 01:40 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman (kiri) dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf.*

TEPAT hari ini, Selasa, 14 November 2017, Kota Tasikmalaya memiliki pasangan pemimpin baru. Setelah meraih suara terbanyak pada Pemilihan Kepala Daerah serentak Kota Tasikmalaya pada 15 Februari 2017 lalu, petahana Wali Kota Budi Budiman kembali terpilih menjadi Wali Kota Tasikmalaya bersama pasangan barunya Muhammad Yusuf. Budi-Yusuf yang menang dengan raihan suara 40,06 % siap mengemban tugas mereka menjadi pemimpin Kota Tasikmalaya, yakni melanjutkan pembangunan. 

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menyatakan, selama lima tahun memimpin Kota Tasikmalaya,  hampir mayoritas janji politiknya sudah ia wujudkan. Kini, dengan visi dan misi baru, Budi pun siap melanjutkan pembangunan bersama wakilnya Muhammad Yusuf. 

Budi menuturkan, pada masa pemerintahan periode 2017-2022, Kota Tasikmalaya mengusung visi ”Kota Tasikmalaya yang Religius, Maju, dan Madani”. 

Religius, menurut Budi merupakan kondisi, sikap, dan perilaku masyarakat Kota Tasikmalaya yang mempunyai kedalaman penghayatan, pengamalan keagamaan, dan keyakinannya terhadap Tuhan.  Hal itu diwujudkan dengan mematuhi segala perintah dan menjauhi larangannya dengan keikhlasan hati dan dengan seluruh jiwa dan raga. 

“Ukuran iman dan tagwa memang sulit dipastikan, namun kita akan utamakan pembangunan tata nilai pada periode 2017-2022. Itu menyangkut akhlak masyarakat Kota Tasikmalaya. Sebagai daerah berstatus kota, godaan dari luar itu pasti ada. Maka itu kota ini harus kita jaga dengan kegiatan-kegiatan seperti Magrib Mengaji, Tasik Bersedekah, seni dan budaya juga kita dorong. Intinya bagaomana masyarakat bisa berpartisipasi membangun Kota Tasikmalaya yang religius,” ujar Budi. 

Visi maju, menurut Budi, adalah kondisi, sikap, dan perilaku masyarakat Kota Tasikmalaya yang kreatif, produktif, inovatif, dan memiliki daya saing, berpendidikan tinggi, sehat lahir dan batin. Masyarakat Kota Tasikmakaya juga harus mampu menjaga tatanan sosial masyarakat dengan toleran, bergotong royong, rasional, arif, adaptif, dan responsif. 

Sementara visi madani, dimaknai sebagai kondisi, sikap, dan perilaku masyarakat yang sejahtera, maju, beradab dalam membangun kehidupannya, serta menjunjung tinggi etika dan moralitas. 

“Saat ini kita punya segalanya untuk membangun Kota Tasikmalaya, kita  harus bisa maju, menjadi poros ekonomi di Priangan Timur. Kita punya Unsil, punya Lanud Wiriadinata, ke depan kita juga akan jadikan RSUD sebagai rumah sakit tipe A. Mudah-mudahan kita bisa maju, sehingga pertumbuhan ekonomi kita bisa semakin tinggi, dampaknya angka pengangguran berkurang,” ucap Budi. 

Halaman:

Editor: Windiyati Retno Sumardiyani

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X